March 12, 2012

The Little Library We Fell in Love With



We drive passed this house with the signage almost everyday, always interested but never really made a stop. The signage read 'Rimba Baca' and it supposed to be a children's library. Then I met mbak Niken from http://www.liburananak.com/ who has visited Rimba Baca. Her description and excitement (while describing the place) was enough to finally made me drop by the library the week after. The place lived up to my expectation, a small piece of book heaven for my kids.




Kunjungan pertama kami kesana hanya saya dan Aidan, sepulang Aidan sekolah. Aidan senang sekali, sementara saya langsung jatuh cinta. Perpustakaan yang ideal untuk anak-anak, menurut saya. Deretan buku-buku di rak yang dikelompokkan sesuai umur (0-3 tahun, 4-8 tahun, 9-12tahun), sofa-sofa kecil, bantal-bantal dan boneka-boneka yang bertebaran, dan meja serta kursi-kursi warna warni. Aidan langsung pilih-pilih buku dan minta dibacakan. Hari itu kami hampir 2 jam berada di Rimba Baca, tapi tidak meminjam karena belum jadi member.

Kunjungan kedua, masih dalam minggu yang sama, tentunya bersama kakak Aira yang iri luar biasa waktu tau Aidan sudah kesana lebih dulu. Aira seperti juga saya, langsung kegirangan ketika masuk kesana. Satu buku novel tipis langsung habis dibaca, lalu berhubung hari itu kami mendaftar jadi member, kami langsung meminjam buku, 2 buku Aidan dan 2 buku Aira.





Rimba Baca buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai 5 sore. Untuk menjadi member biayanya 350 ribu rupiah per tahun, sudah bisa meminjam 5 buku untuk seminggu masa pinjam. Jika buku sudah dikembalikan, bisa meminjam 5 buku lainnya. Member juga bisa ikut acara yang diadakan di Rimba Baca pada akhir minggu dengan gratis/diskon, seperti acara musical story telling atau art and craft misalnya. Selain itu di lantai 2 Rimba Baca tersedia buku-buku untuk orang dewasa, mulai dari novel, buku masak, desain & interior, traveling, dan sebagainya. Jika belum menjadi member, dikenakan biaya 25 ribu rupiah per-visit dan tentunya belum boleh meminjam buku.


Saya selalu senang berkunjung ke perpustakaan sejak saya kecil. Aira juga begitu, sering kali dia menghabiskan waktu istirahat di sekolah dengan mengunjungi perpustakaan. Dan perpustakaan yang satu ini tempatnya nyaman sekali dan koleksi buku anak-anaknya super keren. Kebanyakan memang buku-buku bahasa Inggris. Ini sangat membantu saya dalam memenuhi appetite membaca Aira yang sudah merasa tidak nyaman membaca buku terjemahan, dan mengingat kecepatan dia membaca plus harga buku impor yang sedikit lebih mahal, kunjungan ke perpustakaan menjadi solusi yang tepat dan menyenangkan. Selain itu, menurut saya meminjam buku di perpustakaan juga bisa membantu Aira dan Aidan belajar bertanggung jawab, untuk tidak merusakkan dan menghilangkan buku yang mereka pinjam. Juga tentunya untuk mengembalikan tepat waktu jika tidak ingin didenda. 

So book lovers, give them a visit & you'll see what I'm fussing about. Rows of books. Love. Nuff said. :)

Rimba Baca
Jl. RSPP No. 21B
Jakarta Selatan
021-7664517

5 comments:

isyana said...

wah bukunya banyaaak.. tempatnya enak. dulu suka ke perpus sekolah ga puan? dulu kalo nunggu dijemput gw suka tidur tiduran di perpus sambil baca nina.. ahaha.. gud ol days!

Puan Dinar said...

tinggal koprol dari rumah nyokap kan tuh ya? hehehe.. :D

Niken Yudhanegara said...

Aku pun sudah jadi Member ;D Buku yg anak-anak pinjem super keren semuaa ..kalo emaknya suruh beli pasti gak akan mampu ;)

Puan Dinar said...

Iyaaaa Mbak Niken, keren bangeeet! x)

ys said...

tempatnya super cozy, bisa seharian betah di sana. lain kali bawa bantal ah :D

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...