Mysterious creatures, women.
If they could just learn to say what they meant,
the world would be a far simpler place.
Julia Quinn
If they could just learn to say what they meant,
the world would be a far simpler place.
Julia Quinn







Sebelum saya mengenal novel, ini adalah buku pertama sejauh ingatan masa kecil saya. Seri Pestaka Cerita dari Gramedia. Tokohnya macem-macem dan penulisnya pun ada banyak. Tapi yang paling berkesan buat saya adalah tokoh yang diciptakan penulis dan ilustrator Belgia bernama Marcel Marlier. Namanya Tini. Dia punya kakak bernama Yan, Adik bernama Andi, anjing kecil coklat bernama Pupi dan anak kucing hitam bernama Mimi. Hidup Tini menyenangkan sekali. Dia tinggal di Eropa di rumah yang dikelilingi berbagai pohon dan tanaman yang kelihatannya nyaman sekali, dia belajar menunggang kuda, dia menari ballet, dia bisa berkebun, naik pesawat untuk liburan ke Paris, dia bisa memasak dan mengurus adik, ikut dalam sirkus, berulang tahun dengan pesta yang indah, ikut pesta bunga, dan masih banyak lagi hal lain yang bisa membuat anak manapun iri padanya.
Entah ada berapa banyak buku tentang Tini yang ditulis Marlier, yang pasti rasanya masa kecil saya sering kali bersinggungan dengan tokoh Tini ini. Buku Tini Merawat Adik membuat saya merengek minta adik pada ibu saya. Tini Naik Kuda salah satu favorit saya karna waktu kecil saya senang sekali naik kuda. Hampir semua resep di buku Tini Belajar Memasak pernah saya praktekkan waktu kecil, bahkan resep roti goreng yang ada dalam buku tersebut masih
saya buat sampai sekarang. Saya membuat herbarium (mengeringkan bunga dan daun) meniru apa yang dilakukan Tini di buku Tini di Rumah Bibi Lusi. Bahkan menurut ibu saya, waktu kecil saya senang sekali sama gambar cover buku Tini dan Burung Gereja, sampai diantara semua buku Tini yang rapih dijilid ibu saya, buku Tini dan Burung Gereja adalah satu dari beberapa buku yang tidak berhasil diselamatkan karena keadaan yang terlalu emprihatinkan akibat seringnya dibuka-buka dan dibawa keana-mana. Satu lagi, gambar di halaman pertama buku Tini merawat Adik kemungkinan adalah sebab awal saya terobsesi pada jendela, yang dibuka kesamping dan tidak berteralis ;)


Selain ceritanya, yang sangat menarik dari buku-buku Tini adalah ilustrasinya. Ilustrasi adalah bagian yang dominan dalam buku-buku Marcel Marlier dan ilustrasi hasil karya Marlier buat saya tidak ada yang menyamai indahnya. Sampai sekarang saya masih bisa membuka buku-buku Marlier seharian hanya untuk memandangi ilustrasinya. Buku Tini ini sempat diterbitkan lagi oleh Gramedia beberapa tahun yang lalu, dan Gramedia bukan hanya menerbitkan buku-buku yang sudah ada dari saya kecil, tetapi juga hasil karya Marlier yang lebih baru. Ceritanya menjadi lebih kekinian (misalnya, Tini pindah ke kota besar dan tinggal di gedung apartemen), begitu juga ilustrasinya. Ini jelas terlihat dari pakaian tokoh-tokohnya yang lebih modern. Meskipun begitu, tetap khas Marlier.
Tentunya bisa dipastikan kalau nama asli anak perempuan kesukaan saya ini bukan Tini, tapi Martine (atau Debbie atau Tiny atau Claudine di beberapa terjemahan lainnya). Di buku cetakan baru Gramedia banyak tokoh yang menggunakan nama aslinya, tapi pastinya Tini tetap Tini. Begitu juga Yan, Andi, Pupi, dan Mimi. Ada tokoh-tokoh lain selain Tini yang diciptakan oleh Marlier dalam seri Pustaka Cerita, seperti Robbi dan Susi yang cerita-ceritanya lebih bernuansa petualangan. Tapi tidak ada yang mengalahkan Tini di hati saya. Hehehe :D
Sewaktu buku ini dicetak ulang saya sempat kembali mengumpulkan untuk Aira. Harganya dari Rp. 1000,- waktu saya kecil, sekarang Rp. 15.000,-. Saya pilih yang dulu saya punya tapi sudah hilang dan yang belum pernah saya baca sama sekali. Sayangnya sebelum lengkap buku-buku ini sudah tidak ada di pasaran lagi. Nyari di toko buku online maupun loakan susahnya minta ampun. Sempat ketemu yang vesri bahasa Inggris, tapi hanya ada beberapa judul yang kebetulan Aira sudah punya semua. Jadi buat yang masih punya dan berminat menjual atau yang tau dimana masih dijual atau yang punya pengaruh luar biasa terhadap Gramedia dan bisa membuat buku ini dicetak lagi, mohon bantuannya! Saya dan Tini akan sangat berterima kasih x)