Pages

October 27, 2011

Prayer of the day, doa untuk Suarez


Hubby showed me this video & I just can't stop laughing. This video became the highlight of our day, for hubby because of Suarez's amazing goal, for me because of the commentator. All I want to say when I hear the commentator was, "Aamiiiin.. yaoloo.. aamiiin..." Never fail to make me laugh, every single time. "Malik.. malik.. malik..  Ya Suarez!" xD






YNWA. :)

October 25, 2011

Project Obento Giveaway



This would be my very first giveaway. :D

InsyaAllah saya akan memulai bisnis kecil-kecilan. Idenya diawali dari hobi bikin bento untuk anak-anak. Waktu Aidan ulang tahun, saya rencananya mau membuat bento sebagai ganti goody bags, tapi waktu itu saya tidak sempat mengerjakannya. Kemudian terpikirlah untuk mulai menerima pesanan bento, bukan untuk catering harian, tetapi untuk acara ulang tahun dan sebagainya. Mungkin dimulai dengan jumlah yang belum terlalu banyak dulu. Memang saya sadari kalau usaha semacam ini bukanlah yang pertama ada, sudah ada usaha lain diluar sana yang menerima pesanan bento, dan hasil kerjanya pun sudah profesional. Tapi saya pikir bagaimana pun juga bentuk bento pasti berbeda-beda, ada sentuhan personal dari tiap pembuat bento. Saya baru mulai membuat bento 6 bulan yang lalu, jadi tentunya masih dalam proses belajar, terus terang belum ada target, dikerjakan saja apa yang ada di depan mata, yang penting senang dalam proses pengerjaannya.

Jadi, tentunya Project Obento perlu logo. Iya, biar usaha kecil-kecilan (banget) tetep perlu logo, biar kece. Hehehe. Seperti biasa yang kena todong adalah adik saya. Berhubung ini untuk bento, yang berarti berhubungan dengan Jepang, maka kali ini dia mengerjakannya dengan senang hati. Hasilnya adalag 5 sampel logo untuk Project Obento. Saya agak kesulitan menentukan logo mana yang akan saya pakai, karena itu saya butuh masukan. Mereka yang memberi masukan, namanya akan saya pilih secara acak untuk mendapatkan hadiah. :)


Caranya, silahkan like fanpage Project Obento di Facebook, lalu tinggalkan komen di bawah tulisan ini logo mana yang kamu pilih. Logo bisa dilihat diatas, sebut saja logo 1,2,3,4,5 dimulai dari gambar teratas sebagai gambar nomer 1. Jangan lupa sertakan email, atau boleh juga email nomer telepon kamu ke projectobento@gmail.com. Nanti nama-nama yang sudah memberi masukan akan saya pilih secara acak dan yang beruntung akan mendapatkan bingkisan berupa 1 buah lunch box, 2 buah rice molds, dan 1 set food picks untuk membuat bento sendiri di rumah. Yuk mariiiiii.... :D

Speaking of Jim Sturgess



Speaking of Jim Sturgess, he's one of my guilty pleasure guy. Yes, I sometimes spoiled my eyes with some pretty boys, and Jim Sturgess definitely one of them. Have you seen Across The Universe? If you did, you'll understand why. First, I have a soft spot for Brit guys. I spent my teenage life in the 90's, listening to Britpop music, so yeah, guys like Damon Albarn will always caught my eyes. There you go, 2 reasons why I swoon aver Jim Sturgess, he's the typical Brit guy that I like and he can sing. Plus the first time I hear him sing was a bunch of my favorite Beatles songs, then I found out he sings other songs too. I couldn't possibly ask for more.





  pics taken from here: pic1pic2pic3pic4.

October 21, 2011

Project Obento #10, Pilot Project

Kenapa saya lagi semangat sekali post tentang bento? Karena #ProjectObento yang tadinya hanya hash tag saat saya 'pamer' foto bento di twitter, pelan-pelan mulai berubah jadi Project Obento. Oke, mungkin saya akan mulai dari awal. Jadi begini, beberapa waktu yang lalu saya sempat berpikir untuk menjadikan hobi bikin bento sebagai bisnis kecil-kecilan. Saya akan mulai terima pesanan. Pesanan yang saya maksud bukan catering harian untuk bekal anak-anak sekolah, tetapi pesanan untuk acara ulang tahun anak-anak dan semacamnya. Mungkin diawali dengan jumlah yang tidak terlalu banyak dulu.

Saya sudah sempat mengutarakan hal ini ke Pak Teddy dan beberapa teman. Saya bahkan sudah membuat alamat blogspot untuk Project Obento http://projectobento.blogspot.com/ dan fanpage di Facebook, yang tentunya masih kosong. Nah alhamdulillah awal minggu ini Project Obento dapat pesanan perdana. Pilot project ceritanya. 24 bento box ukuran medium untuk ulang tahun anak seorang teman pada hari Jumat. Iya benar, hari Jumat, sementara waktu pesanan diterima adalah hari Senin. Pesanan perdana dan saya hanya punya waktu 4 hari.

Setelah lumayan kalang kabut, plus si mbak yang biasa masak tiba-tiba ijin pulang kampung, akhirnya berhasil juga diselesaikan 24 bento box tadi. Tantangan terbesar adalah membetuk nasi jadi nigiri dan nempelin nori di nasi nigiri dengan pinset, kegiatan yang diikuti dengan ngeletekin nasi kering di jari-jari dan mata terbayang-bayang bulatan-bulatan nori. 

Bento box pilot project saya berisi nigiri caterpillar, chicken karage, cap cay, telur dadar, brokoli, dan jelly. Karena perdana dan saya senang sekali, bento ini banyak bonusnya. Hehehe. Mudah-mudahan pelanggan pertama saya puas. Terima kasih ya mbak, untuk pesanannya. Hontou-ni arigatou gozaimasu. :)



for other bento pics please click here or here.


Project Obento #9

Saya suka sekali dengan dua bento ini. Bento dengan nasi berbentuk harimau kecil untuk Aira dan nasi berbentuk piggy untuk Aidan. Harimau dibuat dari nasi yang dikasih kecap manis. Saya menggunakan cetakan bentuk beruang sebenarnya, hanya saja hiasan nori-nya saya buat menyerupai loreng-loreng harimau. Hasilnya cukup memuaskan, dua harimau kecil sedang tersenyum. Sementara piggy dibuat dari nasi putih yang dicampur sakura denbu untuk menghasilkan warna pink. Kemudian telinga dan hidungnya saya buat dari potongan daging burger. Jadi deh si piggy yang halal dimakan untuk Aidan. :)

Menu pendamping bento kali ini adalah ikan dori yang digoreng dengan tepung, bihun goreng, brokoli, dan puding mangga.






Project Obento #8

Udah lama juga gak posting tentang bento. Memang sempat terhenti sebentar waktu awal Aidan masuk TK, karena saya harus mengantar Aidan sekolah dan agak repot mengatur waktu untuk bikin bento untuk kakak. Tapi saya sempat ikut workshop membuat bento yang diadakan oleh Little Bento House. Waktu itu diadakannya di Smoked Crab Restaurant, Grand Indonesia. Saya ikut workshop ini ramai-ramai dengan beberapa saudara dan teman. Dalam workshop yang diadakan untuk pemula ini kami diajari membuat bento basic dari nasi dan juga kreasi untuk membuat burger. Senang sekali dapat ilmu baru. :D




October 20, 2011

Pak Tani Punya Sapi

Dalam rangka tema 'Kebutuhanku', minggu lalu Aidan dan teman-teman kelas TK-A TKAI jalan-jalan ke peternakan sapi Cibugary di Pondok Rangon. Aidan senang sekali, dari pagi sudah semangat mau berangkat ke sekolah. Bangun pagi gak pake rewel langsung mandi, sarapan, dan Aidan pun siap berangkat lengkap dengan sepatu boots karet.



Setiap kelas akan berangkat dengan 2 mobil. Karena ada 3 kelas TK-A, maka kami akan pergi dengan 6 mobil, salah satunya si TJ. Biasanya, anak yang mobilnya dipakai dan Bundanya ikut mendampingi sebagai WOTK gak boleh naik mobilnya sendiri, harus pergi naik mobil temannya. Tapi kali ini Bu Atih, wali kelas Aidan, berbaik hati, Aidan dan teman-teman anak laki-laki boleh naik si TJ alias mobil Aidan bersama Bu Atih dan ditemani saya. Aidan senang sekali. Bunda lumayan pusing, berada 1 mobil dengan 7 anak laki-laki umur 4 tahun. Untung ada Bu Atih selaku pawang anak-anak. Sepanjang jalan Bu Atih mengajak anak-anak bernyanyi, membaca sajak, ngobrol, bahkan Bu Atih membawa kartu-kartu kecil bertuliskan huruf a-i-u-e-o, untuk memperkenalkan huruf hidup pada anak-anak sambil bernyanyi. Gak terasa kami pun sampai di tujuan, peternakan sapi Cibugary.



Sebelum berkeliling, anak-anak dikumpulkan di sebuah saung, kemudian bapak dari Cibugary menyapa anak-anak dan menjelaskan sedikit tentang sapi dan manfaat susu sapi, juga bersama-sama menyanyikan lagu tentang Sapi. Kemudian anak-anak berbaris per-kelas dan mulai berkeliling mengunjungi kandang sapi. Anak-anak menganmbil rumput panjang untuk memberi makan sapi.  Beberapa kali anak-anak terkaget-kaget melihat sapinya pipis, yang kata bapak petugas sapi sekali pipis bisa sampai 15 liter. xD

Setelah itu, anak-anak dibawa ke tanah terbuka di bagian belakang, dimana terdapat sebuah kadang kecil yang terbuka berisi berapa sapi perah. Pak petugas kembali menjelaskan tentang proses pemerahan susu sapi secara manual, dan memberikan contoh bagaimana cara memerah susu. Kemudian anak-anak boleh mencoba memerah susu. Muka Aidan mulai panik di bagian ini. Dia terus menghindari antrian, sampai akhirnya mulai sepi dan Aidan gak bisa menghindar lagi. Banyak juga anak-anak yang takut, tapi Bu Atih bilang yang penting dicoba dulu. Kalau sudah dekat sapi-nya benar-benar tidak berani, boleh mengelus saja. Jangan karena takut jadi tidak mau mencoba *tepuk tangan buat Bu Atih*. Aidan mendekati sapi dengan digandeng Bu Atih, setelah itu ternyata dia berani juga memerah susu sapi. Setelah selasai dan ditanya, "Serem gak De?" Aidan menjawab, "Enggak, biasa aja." dengan muka belagu *sekali lagi tepuk tangan buat Bu Atih*. :D





Sebelum pulang kembali ke sekolah, setiap anak mendapat bingkisan berisi 500ml susu sapi dingin. Sampai di sekolah, Aidan yang sudah kepanasan ngotot minta minum susu sapi yang ia dapat, sepertinya dia setengah berasumsi kalau itu adalah susu yang dia perah tadi. Akhirnya saya biarkan Aidan minum susu-nya di sekolah, dan habis. Plastik berisi susu detengah liter langsung kosong dalam 10 menit. Setelah itu Aidan baru mau pulang. Di mobil si anak gembul ini langsung bersandar di kursi dan tidur. Pak Tani Aidan sepertinya kelelahan habis merah susu sapi. Selamat mimpi sapi Aidan.



for more pics please click here.

Cibugary (Cibubur Garden Dairy)
Komplek Peternakan DKI Blok C
RT 01 RW 02
Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur

October 12, 2011

The Washing Machine Boy


Tahun ini, seperti juga tahun-tahun sebelumnya, di sekolah Aidan diadakan peragaan busana. Yang saya suka dari peragaan busana di TKAI adalah temanya yang selalu berbeda dan seru, plus acara ini tidak dijadikan ajang lomba, melainkan sebagai kegiatan untuk melatih keberanian dan kepercayaan diri anak. Tahun ini temanya cukup seru, yaitu Kreasi Bunda. Jadi, anak bebas memilih kostum apa saja, kecuali karakter kartun, dan nanti Bunda yang harus berkreasi, diarang menyewa. Bunda bisa berkreasi dengan membuat sendiri kostum untuk anak, atau mix-match dari pakaian yang sudah ada di rumah. Jadi intinya, Bunda harus kreatif.

Setelah ngobrol-ngobrol dengan Aidan, akhirnya Aidan memutuskan untuk jadi mesin cuci. Tadinya dia mau jadi lemari es, untung saja akhirnya pilihan jatuh ke kostum mesin cuci, yang walaupun lumayan pe-er pembuatannya, tapi masih lebih memungkinkan daripada lemari es. Saya pun sibuk browsing-browsing, mencari contoh kostum mesin cuci kalau memang ada. Beruntung sebentar lagi halloween, jadi berbagai site menampilkan macam-macam kostum yang bisa dibuat sendiri, dan akhirnya saya menemukan kostum mesin cuci dari kardus di site Disney Family Fun. Memang beberapa bagian kemudian saya modifikasi.

Yang dibutuhkan adalah kardus besar yang sesuai dengan badan Aidan, cat akrilik atau cat kayu, kuas besar, plastik sampul buku, plastik cover warna biru, 2 cup plastik, cutter, dan lakban. Jika menggunakan cat akrilik akan memerlukan  lebih banyak cat daripada cat kayu, tetapi cat kayu baunya lebih kuat. Karena itu pastikan anak mengenakan masker untuk menutupi mulut dan hidungnya.



Pertama-tama, yang perlu dilakukan adalah melubangi kardus dengan cutter. Tentunya ini adalah tugas Bunda. Yang dilubangi adalah bagian atas kardus untuk kepala anak, bagian kiri dan kanan untuk tangan anak, dan bentuk lingkaran di bagian depan kardus sebagai lubang mesin cuci front loader. Potongan kardus yang melingkar nanti juga akan dijadikan pintu.

Setelah itu Aidan mencat kardus dengan cat warna biru pilihannya dibantu oleh kakak Aira. Sementara bagian-bagian kecil yang memerlukan kerapihan diberi cat oleh kakak Aira saja. Saya kemudian membuat pintu mesin cuci. Potongan kardus tadi saya potong lagi bagian tengahnya, sehingga menyerupai  bingkai. Setelah dicat oleh Aira, saya tempelkan plastik sampul bening sebagai kaca-nya, lalu saya tambahkan dengan 2 lapis plastik biru yang saya potong bergelombang menyerupai air. Setelah itu masih saya tambahkan lagi due helai handuk kecil tipis sebelum kemudian diberi lapisan plastik bening lagi dan direkatkan dengan lakban di sekelilingnya, sehingga memberi kesan sedang ada pakaian yang dicuci di dalam mesin. Pintu lalu saya rekatkan di satu sisi dengan menggunakan lakban.

Cup plastik yang sudah di cat silver oleh Aira saya jadikan pengatur kecepatan dan pengatur waktu, yang diberi detil dengan menggunakan spidol marker. Sejauh ini mesin cuci kami tampak cukup meyakinkan. :)






Detil-detil lainnya ditambahkan kemudian, sesuai dengan permintaan Aidan. Seperti kotak detergen dan botol softener yang direkatkan diatas mesin. Juga beberapa helai pakaian yang disampirkan di sekeliling lubang kepala. Pakaian-pakaian tadi saya rekatkan juga dengan lakban di bagian dalam kardus, agar tidak bergeser-geser. Terakhir tidak lupa ditambahkan logo LG sebagai merek mesin cuci, lagi-lagi sesuai permintaan Aidan. Entah dapat ide darimana dia, mengingat mesin cuci di rumah bukan LG, melainkan Samsung. x)

Aidan senang sekali dengan hasil akhir mesin cuci kami. Saat uji coba di rumah, Aidan sibuk bergaya-gaya dengan memakai celana pendek di atas kepala sebagai topi. Dia memutar tubuhnya seperti sedang main hulahop, katanya itu si mesin cuci sedang mencuci baju. Dan ketika sudah selesai, Aidan  memajukan perutnya yang buncit sehingga pintu mesin cuci mencelat terbuka, ceritanya otomatis. xD



Saat hari pergaan busana tiba, Aidan senang sekali karena kostum mesin cucinya jadi perhatian orang-orang. Dia naik ke atas panggung dengan muka sumringah, kemudian menirukan gerakan memutar ala mesin cuci kebanggaannya. Sayangnya seperti biasa si Bunda lupa memeriksa kamera sebelum berangkat ke sekolah, jadi ditengah aksi Aidan, tau-tau memory card kamera penuh. Tapi meski hanya sebagian, video tadi cukup membuat Pak Teddy tertawa-tawa melihat tingkah anak laki-lakinya. Akhirnya di rumah Aidan sekali lagi mempraktekkan gaya mesin cuci-nya plus pintu yang bisa otomatis terbuka untuk direkam Bunda. x)







Aidan The Washing Machine Boy!


October 09, 2011

One Day



I'd had the One Day novel for a couple of months now, but still I haven't read it yet, along with my When God Was A Rabbit novel. Like always I keep piling new books without knowing when I'm gonna find the time to read them. And now the One Day movie already been released. I know I'm gonna watch it. Jim Sturgess staring in that movie is reason enough for me to watch it. It's Jim Sturgess! *swoon* x)

Now the big question is, should I read the book first, or watch the movie first? What do you think? 




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...