Pages

December 28, 2009

Buku Pintar yang Benar-benar Pintar

(originally posted on facebook September 2, 2009)
Inget gak, jaman saya SD dulu, ada buku pintar yang isinya segala macem info. Buku tebel, covernya warna item. Dulu rasanya kalo udah punya buku itu urusan bikin PR pasti aman, soalnya (rasanya waktu itu) itu buku udah memuat semua informasi yang kita butuhkan seumur hidup. Hahaha.. maklum deh, anak SD, liat judulnya aja yang 'Buku Pintar' udah terkagum-kagum.

Yang saya tau, buku ini masih ada, tapi saya kurang tau isinya di-update atau enggak, karena kalau nggak di update, bisa-bisa dia gak pintar lagi. Naaah... untungnya setiap tahun majalah Time menerbitkan Almanac yang isinya informasi & fakta terbaru tentang apa yang terjadi di dunia. Untuk versi anak-anaknya Time For Kids juga menerbitkan Almanac tiap tahun, begitu juga National Geographic Kids. Kedua Almanac a.k.a buku pintar ini sangat berwarna & dilengkapi foto-foto keren, yang jika didampingka dengan si buku pintar lokal, si lokal (maaf yaaa..) jadi keliatan gak seru.



Kira-kira sebulan yang lalu, si Ayah membelikan kedua Almanac ini buat Aira, yang edisi 2010. Aira emang senang membaca ensiklopedia (anak-anak) tetapi waktu disodori Almanac awalnya Aira gak begitu tertarik, dia lebih senang dibelikan buku-buku cerita fairy kesukaannya. Tapi setelah mulai membuka Almanac yang National Geographic Kids, sekarang dia gak bisa lepas dari kedua Almanac ini. Jangankan Aira, saya aja seneng bacanya. Walaupu pastinya harus minta ijin dulu sama yang punya buku. Ini tugas sulit, karena Aira biasanya pelit minjemin buku kesukaannya. Alhasil saya cuma bisa baca di malam hari, kalo si kakak udah tidur.

Time For Kids Almanac yang di cover-nya ada tulisan 'find fast facts up-to-date information and notable news inside' isinya lebih kepada pengetahuan populer. Ada year in review, animals, art, book & literature, building & architecture, dance, games, movies, sport, dll. Informasinya lebih banyak yang berkaitan dengan Amerika.

National Geographic Kids Almanac, di cover-nya bertuliskan fun facts, everything you always wanted to know about everything, khas National Geographic. Isinya ada your world 2010, awesome adventure, amazing animals, culture connection, geography rocks, going green, history happens, wonders of nature, & super science. Informasinya lebih mendunia, walaupun kalau menyangkut sejarah tetap yang dominan sejarah Amerika.

Saya personally, dan sepertinya Aira juga, lebih menikmati yang keluaran National Geographic. Pembagian topic-nya lebih sedikit dibanding Time, tapi jadinya lebih mendalam. Lay out & foto-fotoya juga lebih kereeen! Ada ada banyak fun facts dalam tiap topik, proyek & kuis atau games yang menarik buat anak seumur Aira. Baru beberapa hari dibaca Aira, buku ini udah mulai lecek, karea dibawa mulai dari ke sekolah, di mobil, jalan-jalan ke mall, sampe kalo dia lagi pup! Hehehe... Terus, Aira sekarang seneng banget dengan muka sok tau membagi info ke saya, "Did you know bunda, that there are at least 16 known cat words?" atau yang jadi favorit-nya dan selalu diulang-ulang kepada SIAPA SAJA yang kebetulan mau mendengarkan (atau tidak), "did you know a zorse? the father is a horse & the mother is a zebra!"

Jadi, siapa saja yang punya anak usia SD, buku ini beneran pintar loh! Percaya deh! ;D
Atau siapa aja lah, keren & seru banget! Hehehe..

www.kids.nationalgeographic.com

when you try to speak their language

(originally posted on facebook August 21, 2009)

~from Adam Levine's twitter, posted Aug 19th between 8.14 to 8.58

newsflash: the french HATE when we try & speak french. i just speak plain english. they may not understand me. but damn it they respect me.

spanish is entirely different. they LOVE that s**t. if you try and speak they will help you along enthusiastically

but the italians win. they LOVE when you try. they will bring out a friggin text book and school your a**!

dont misunderstand me i do love the french. its just not their thing. i get it. they are busy...being french. totally understandable.

if you really wanna see a french person cringe, dont say thank you. say, "mercy bucket". i love doing that. they go nuts.

germans will help you if you're trying to speak german. but they have the tendency to smile and/or laugh at you while youre doing it.

insult to injury...when you try and speak french, they interrupt you in english! that s**t BURNS!

and americans? how do we react to people trying to speak english? we just stand there stunned and ask if we can see their spaceship.

and let me close tonights rant by saying that all culture is amazing! and these differences are what makes the world FUN and interesting.

Amy

(originally posted on facebook 20 August, 2009)

*my favorite song at the moment. love both the original one by Ryan Adams and the cover version by Mark Ronson. I seriously considering to change my name to Amy. Hah! x)

I don't know why I let go, I want to be your friend
Flowers grow through my window and I love you again
Oh, I love you, oh
When you laid me down into your beautiful garden
Flowers in the love of my arms
It's God shining through me I guess
It's God shining through me I guess

Oh, I love you Amy
Do you still love me?

I go to the places where we used to, I feel sad
I am out here looking for you, sometimes I pretend
Oh, I miss you oh
When you laid me down into your beautiful garden
Flowers in the love of my arms
Is God playing tricks on me?
Is God playing tricks on me?

Oh, I love you Amy
Do you still love me?

Oh, I love you, oh
When you laid me down into your beautiful garden
Flowers in the love of my arms
Is God playing tricks on me?
Is God playing tricks on me?

Oh, I love you Amy
Do you still love me?

The Mighty Aslan

(originally posted on facebook July 19, 2009)

Kalau ditanya siapa yang paling ganteng sejagad Narnia, saya akan menjawab Aslan. Kemudian diikuti Edmund, Prince Caspian, Mr. Tumnus, lalu Peter. Bener deh, menurut saya mas Aslan emang paling ganteng. Kalau untuk ukuran singa, Simba aja kalah ganteng, apalagi singa-singa kurus di taman safari.

Suatu hari, tepatnya kemarin, saya lagi cetak-cetek remote indovision, kebingungan dengan posisi channel yang baru sambil menikmati channel-channel yang sedang dibuka semua. Gratis.
Kemudian saya sampai ke channel 14, Star Movies. The Chronicles of Narnia : Prince Caspian. Oke, nonton ini aja. Jadilah saya nonton Prince Caspian dengan Aidan yang masih menolak untuk tidur di belakang saya sibuk main mobil-mobilan. Aidan menumpuk beberapa bantal untuk dijadikan 'gunung', kemudian satu persatu mobilnya dinaikkan ke atas gunung tersebut. Kalau sudah main mobil-mobilan begini Aidan bisa jadi anteng dan tidak bersuara, kecuali gumaman-gumaman kecil, dan saya pun bisa menonton dengan aman.

Ah, itu Peter, Edmund, Susan, dan Lucy. Sayang tidak ada Mr. Tumnus di film yang ini. Saya serius menonton sampai tidak sadar kalau Aidan sudah mulai melupakan 'gunung bantal' dan mulai menaikkan mobilnya ke atas 'gunung bunda', alias punggung saya. Oh, itu Lucy pergi sendiri, dia seperti melihat Aslan. Sedikit lagi, yak, itu dia Aslan. Singa besar paling ganteng. Kalau yang itu memang pantes disebut raja hutan, pikir saya mengagumi wujud Mas Aslan.

Kemudian Aidan duduk di sebelah saya. Dia menunjuk Aslan di layar tv. Katanya, "Meong".

True, it's a meong. A BIG one.

Emilie

(originally posted on facebook July 11, 2009)

Setelah jatuh cinta pada gadis perancis bernama Amelie Poulain, sekarang saya jatuh cinta pada seorang gadis perancis lainnya. Namanya mirip, tapi dia lebih kecil. Namanya Emilie. Suatu hari, saya sedang menunggu dijemput si ayah di Pondok Indah Mall 1, dan seperti biasa tempat yang jadi pilihan saya untuk menunggu adalah Gramedia. Pada waktu itu lah saya 'menemukan' Emilie, dan langsung naksir berat hanya berdasarkan cover bukunya. Gambarnya sederhana, tidak terlalu detil, tapi menarik. Maka, tanpa tau isinya akan seperti apa, saya pun membeli 1 buah buku anak-anak karangan Domitille de Pressense dengan judul 'Emilie'.

Karena saya tiba di rumah terlalu malam, saya tidak bisa langsung membacakannya untuk Aidan, tapi toh saya tidak tahan juga untuk tidak membuka bungkus plastik & melihat isinya. Seperti juga cover-nya, bagian dalam buku tersebut diisi ilustrasi yang sederhana. Dasarnya putih polos dengan gambar seadanya untuk melukiskan kalimat yang tertera pada halaman tersebut. Seperti ketika kita diperkenalkan pada Emilie. Bahwa Emilie adalah gadis kecil berbaju merah. Maka gambar Emilie yang ada di halaman tersebut tidak diberi warna, kecuali bagian bajunya yang warna merah. Begitu juga dengan pilihan font yang besar & tebal, berwarna ungu, kecuali kata merah yang juga berwarna merah. Di halaman berikut ketika ditambahkan bahwa Emilie bertopi merah, maka gambar topi Emilie pun ikut berwarna merah. Atau ketika diceritakan Emilie tersesat di hutan yang terlalu besar (font-nya menjadi sangat besar) sementara Emilie masih sangat kecil (font-nya menjadi semakin mengecil).


Keesokan harinya, saya membacakan buku ini pada Aidan & seperti saya, Aidan pun langsung naksir berat pada Emilie. Dia mendengarkan dengan tenag, tertawa-tawa ketika saya membesarkan suara untuk menggambarkan hutan yang sangat besar lalu mengecilkannya untuk menggambarkan Emilie yang sangat kecil . Dia dengan teganya tertawa melihat gambar Emilie menangis karena tersesat, dan bertepuk tangan waktu Emilie berhasil kembali ke rumah. Maka bisa ditebak, untuk beberapa malam berikutnya Aidan akan berkata "Aku mau baca Emi-i" setiap sebelum tidur. Setelah 1 malam dia hafal nama si landak Arthur, malam berikutnya dia hafal nama kakak Emilie, Stefan. 5 malam berikutnya saya mulai bosan (Aidan-nya sih belum xp), maka pada kesempatan berikutnya saya langsung membeli 1 buah lagi buku Emilie. Diikuti 2 buah lagi pada minggu berikutnya & 2 buah lagi pada saat pesta buku kemarin, yang selalu disambut Aidan dengan gembira. Kesukaan Aidan adalah Emilie & Emilie sedang kesal (dia suka meniru wajah Emilie yang kesal).

Karena gambarnya yang sederhana tapi menarik serta kalimatnya yang tidak terlalu panjang, menurut saya Emilie cocok untuk anak yang rentang konsentrasinya belum terlalu panjang, juga anak yang baru bisa membaca. Dimulai dengan read aloud oleh si bunda, sekarang Aidan mulai bisa menceritakan gambar dalam buku Emilie, walaupun dengan kosa-kata seada-adanya. :)


December 15, 2009

I Talk with the Moon


I talk with the moon, said the owl
While she lingers over my tree
I talk with the moon, said the owl
And the night belongs to me

I talk with the sun, said the wren
As soon as he starts to shine
I talk with the sun, said the wren
And the day is mine.

~Beverly McLoughland

Aira's Art pt. 1

Udah setahun ini Aira & Alee (temen rumah sabelah) ikut kelas Creative Art di deket rumah. Di kelas Aira bukan hanya menggambar dengan media kertas dan krayon, tapi juga dengan cat akrilik diatas berbagai media seperti piring, kaleng bekas, payung, dsb. Kegiatan ini diikuti Aira atas keinginannya sendiri, & she really enjoyed every single class she attended.

Sebulan yang lalu, Kak Nasya, pemilik & guru di Creative Art menggelar pameran tunggal di galeri Millenium di komlplek D'Best Fatmawati. Di pamerannya ini Kak Nasya juga mamerin karya murid-murid Creative Art, termasuk Aira :)

Jadi, pada suatu siang yang panas terik, Bunda, Aira, & Tante Syarin berkunjung ke pameran Kak Nasya. Ada 6 karya Aira yang dipamerin bersama karya teman2nya, termasuk Alee. Tidak seberapa banyak & tidak besar, tapi membanggakannya luar biasa buat Aira. Buat saya juga pastinya bangga luar biasa. Terima kasih, Kak Nasya! Hebat Kakak Aira! :D

*thanks to Tante Syarin for the pics

My Little Ace, Syarifa Humaira

Karya Aira 1 & 2: Kucing, Beruang

Karya Aira 3: Beruang Kuning

Karya Aira 4: Kucing & Ikan

Karya Aira 5: Beruang Hijau

Karya Aira 6: Bunga & Lebah



You Are a Marvel

You are a marvel.

Each second we live is a new and unique moment of the universe, a moment that never be again...

And what do we teach our children? We teach them two and two make four, and that Paris is the capital of France.

When will we also teach them what they are? We should say to each of them: Do you know what you are? You are a marvel. You are unique.

In all the years that have passed, there has never been another child like you. Your legs, your arms, your clever fingers, the way you move.

You may become a Shakespeare, a Michaelangelo, a Beethoven. You have the capacity for anything.

Yes, you are a marvel. And when you grow up, can you then harm another who is like you, a marvel?

You must work - we must all work - to make the world worthy of its children.

~Pablo Casals

Strawberry Yogurt Popsicle


Ingredients:
- fresh strawberries, sliced (most types of soft fruit can be used)
- thick natural yogurt or the same flavor as the fruit
- liquid sugar or honey
- fresh milk or vanilla essence

Blend them all until pureed.
Pour the mixture into popsicle molds and freeze until solid at least 8 hours or overnight.
To remove, run some water over the outside of the mold until you can gently pull the popsicle out.

Since this an alternate recipe, based on a couple recipes I found in the web, there are no specific measurement for the ingredient.
I used thick strawberry yogurt, home-made liquid sugar & fresh milk.

Enjoy all!







Music and Misery

(originally posted on facebook July 18, 2009)

What came first – the music or the misery? Did I listen to music because I was miserable? Or was I miserable because I listened to music? Do all those records turn you into a melancholy person? People worry about kids playing with guns, and teenagers watching violent videos; we are scared that some sort of culture of violence will take them over. Nobody worries about kids listening to thousands – literally thousands – of songs about broken hearts and rejection and pain and misery and loss. The unhappiest people I know, romantically speaking, are the ones who like pop music the most; and I don’t know whether pop music has caused this unhappiness, but I do know that they’ve been listening to the sad songs longer than they’ve been living the unhappy lives.

Nick Hornby in High Fidelity

December 14, 2009

Summer Vacation by the mountain

(originally posted on facebook July 3, 2009)

We went to Garut, small town by a mountain in west Java, for this year vacation. Why? Because we've never been there. :)

I did some Googling and found this fun place called Mulih ka Desa, where all of their 10 wooden cottages are located in the middle of sawah (padi field). For more pics click here.

Happy Vacation Everybody! :D

Read-A-Book, pt. 2

(originally posted on facebook June 25, 2009)
~ Book 5
Kanalkah Kau Pippi si Kaus Panjang?
Penulis : Astrid Lindgren



~ Book 6
Jalan-jalan ke Peternakan : Sapi
Penulis : Hannah Ray



~ Book 7
Jalan-jalan ke Peternakan : Kambing
Penulis : Hannah Ray



~ Holiday Program at Library
Tempat : Perpustakaan Diknas
Orginizer : Reading Bugs

Read-A-Book, pt.1

(originally posted on facebook June 21, 2009)
~ Book 1
Kisah-kisah di Hutan : Kurcaci
Penulis : Tony Wolf



~ Book 2
Kisah-kisah di Hutan : Liliput
Penulis : Tony Wolf



~ Book 3
Kisah-kisah di Hutan : Raksasa
Penulis : Tony Wolf



~ Book 4
Kisah-kisah di Hutan : Naga
Penulis : Tony Wolf

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...