Liburan sekolah yang lalu kami
sekeluarga gak kemana-mana, staycation ceritanya. Jadi saya perlu sejuta ide
untuk menghibur anak-anak supaya gak guling-guling kebosenan di rumah.
Khususnya si Mister Aidan. Yang jadi pilihan tentunya adalah playdate dengan
teman-teman sekolah. Tapi setelah beberapa kali playdate saling berkunjung ke
rumah masing-masing, anak-anak mulai bosan. Jadilah para mamah harus putar otak
cari kegiatan lain.
Akhirnya pilihan jatuh pada acara
nonton. Tapi bukan di bioskop. Bioskop is so main stream, ceritanya. Hahaha..
Kami ajak anak-anak nonton di ‘bioskop pribadi’ Subtitle di Dharmawangsa
Square. Ini bukan tempat baru, sebenarnya. Dulu waktu Aira ulang tahun ke-9 saya
pernah juga ajak dia dan teman-temannya untuk nonton disini, karena kebetulan
tidak ada film yang pas untuk anak-anak di bioskop saat itu.
Di Subtitle kita bisa menyewa
satu ruang bioskop mini untuk nonton DVD di layar besar. DVD tinggal sewa
disana, sudah termasuk dalam sewa ruangannya. Tentunya semua DVD yang tersedia
disana hanya yang asli, no piracy. Pilihannya pun banyak, kita tinggal
pilih-pilih. Ukuran ruangan juga bisa dipilih, mereka menyediakan beberapa
ukuran ruangan. Yang paling besar, yang kemudian kami sewa, diperuntukkan bagi
8 orang dengan harga sewa Rp. 200.000,- untuk 1 sesi-nya (2 jam). Setiap
tambahan orang hanya dikenakan biaya Rp. 10.000,- per-orang, kalau saya tidak
salah ingat.
Jadilah kami menyewa satu ruangan
besar dan memasukkan 8 anak laki-laki kesana, untuk menikmati Star Wars Episode
1. Lengkap dengan popcorn dan kemudian hotdog. Mereka senang sekali tentunya,
serasa punya bioskop pribadi. Downside-nya, acara no-bar yang nonton bareng
bisa-bisa berubah jadi no-bar aliar nonton bubar akibat mereka gak bisa diam
keluar masuk ruangan terus. Hahahaha. Tapi over all mereka senang kok, malah
sudah rencana mau nonton film yang lain kapan-kapan.
Ternyata selesai dari Subtitle anak-anak belum puas main, sementara di Dharmawangsa Square gak ada yang bisa dituju lagi. Kami sempat ceki perpustakaan anak-anak disana, Open Book, yang baru buka. Kelihatannya sih ciamik dari luar. Tapi cukup mahal juga masuknya dan peraturan yang strik seperti perpustakaan biasa. Kayaknya baru 10 menit masuk gerombolan kami bisa-bisa udah diusir. Hehehe.. Akhirnya Aidan, Anara, dan Chaska yang lanjut, berkunjung ke Rimba Baca. :)
No comments:
Post a Comment