April 21, 2013

Japonica Family's Duren Trip

Dan lalu, kami ke kebun duren. Yes, kami ke surga. Hahahaha. Gara-gara lihat posting-an Erika di Path yang jalan-jalan ke kebun duren, waktu ketemu di arisan edisi Talaga Sampireun, saya tanya-tanya soal kebun duren ini. Akhirnya diputuskan arisan berikutnya di bulan Maret kami akan pergi kesana, kebun duren Warso Farm di Bogor. Lebih serunya lagi, kami akan naik Travello yang dengan baik hati dipinjamkan oleh Pak Firry, jadi kami tinggal patungan bensin, tol, dan untuk pak supir. Cihiy!

Akhirnya bulan maret yang dinanti-nanti tiba juga. Peserta arisan yang ikut serta berkumpul jam 7 pagi di Citos, rencananya kami akan berangkat jam 7.30 dari sana. Rombongan kami jari itu adalah Erika, Pak Firry, dan Faiza, Prisa dan Mika, Dita, Ade, Syarin, Saya dan Pak Teddy. Kami sarapan dulu di TRF biar perut gak kaget diisi duren nanti, kemudian (meleset sedikit dari waktu yang direncanakan) off we go ke Bogor dengan Travello pinjaman Teenage Dream Foundation. Kalau ada yang lihat, bisa-bisa kami dituduh pengurus panti yang asik senang-senang pakai kas panti. x)






Baru sekali itu kami jalan-jalan 'keluar kota' ramai-ramai, jadi girangnya luar biasa, apalagi yang dituju adalah kebun duren. Sebelum kesana Erika sudah cek dulu duren apa yang sedang panen, kebetulan memang duren lokal, sesuai incaran. Sekitar jam 9 kami sudah sampai di Warso Farm, dan langsung naik keatas, ke tempat makan duren.









Kami bisa pilih sendiri duren-durennya, dengan harga 35.000 perkilo. Memang gak murah banget, tapi setiap duren yang dibuka gak ada yang gagal, makjan enaknya. Kami menghabiskan 7 duren bersama, plus mencicipi 2 buah naga merah, dan 2 ketan duren. Iya, disana selain kebun duren juga kebun buah naga merah. Jadi, setelah puas makan, keliling, dan foto-foto, kami kembali pilih-pilih duren untuk dibawa pulang, berikut buah naga, ketan duren, dan serabi dengan kinca duren yang baru jadi. Sepertinya untung juga Erika ngajak kami kesana pagi-pagi, karena mendekati waktu kami pulang, tiba-tiba banyak rombongan keluarga yang baru datang, dan jadi ramai sekali. Memilih duren pun jadi lebih kompetitif. Haha.








Pulang dari sana, dengan alasan perut masih penuh duren, kami batal makan siang di resto yang juga ada di Warso Farm. Tapi namanya ke Bogor, rasanya gak pas kalau gak belanja buah (ini khusus Prisa yang tadinya mau beli alpukat tapi akhirnya cukup puas dengan beli pisang saja di penjual buah pinggir jalan), dan makan toge goreng (ini ajakan Prisa yang tadinya sibuk wanti-wanti supaya jam 2 siang kita sudah sampai di Jakarta lagi). Kami pun berhenti dulu untuk makan siang toge goreng di kota Bogor.



Pokoknya hari itu nikmat banget rasanya. Kami langsung sibuk rencana-rencana mau jalan-jalan kemana lagi. Mudah-mudahan kesampaian, tapi sementara ini, terima kasih ajalan-jalan serunya ya gadis-gadis Japonica (dan Pak Firry dan Pak Teddy), sampai jumpa di arisan edisi house warming rumah Dita bulan Mei nanti. :D

Warso Farm
Desa Cihideung
Kelurahan Cipelang, Kecamatan Cijeruk
Bogor
0251-211343
07.00-17.00

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...