March 18, 2014

Project Obento #13



Nah, yang ini bisa dibilang bento saya yang pernah 'published'. Satu kali, Anissa, teman saya yang bekerja di Global TV minta dibuatkan bento untuk acara talk show. Tadinya saya diminta datang untuk praktek, tapi kemudian saya gak bisa, jadi bentonya saja deh yang muncul di televisi. Waktu itu saya buatkan bento tiger dan penguin, yang menurut saya termasuk yang paling lucu dan colorful.


Kemudian, di kesempatan lain, saya diminta majalah Ayahbunda membuatkan beberapa jenis bento untuk dimasukkan ke bonus majalah, buklet untuk membuat bento. Ketiga bento yang kemudian saya buat adalah bento sandwich dari roti tawar bentuk kereta, bento nasi bentuk kapal laut dan kepik. Walaupun meja makan sudah mega berantakan pagi-pagi, tapi saya puas dengan hasil akhirnya, rasanya memenuhi semua 'kaidah' perbentoan. x)





Di kesempatan lainnya saya dihubungi Koran Sindo (Seputar Indonesia) untuk diwawancarai soal pembuatan bento. Tentunya dengan senang hati saya ladeni. Termasuk menunjukkancara membuat bento yang hasil akhirnya di-feature di Koran Sindo bersama hasil wawancaranya. Project Obento masuk TV, majalah, dan koran. Alhamdulillah. :))



Project Obento #12

Nah dua bento ini adalah salah satu yang paling saya suka atau paling sering saya buat sebagai contoh saat mengajar bento. Soal ngajar benti, nanti ya, saya ceritakan. Pokoknya, saat perlu memberi contoh cara membuat bento, saya sering sekali membuat si anak berkonde dua ini, karena tidak rumit, praktis, mudah memenuhi kotak, tapi juga lucu. Kunci membua kondenya, sepertu juga saat menempel nori ke nasi, adalah menggunakan nasi yang masih panas, agar nori melekat dengan baik.



Kemudian si kelinci berselimut ini adalah salah satu bento kesukaan saya. Cukup banyak contoh bentuk semacam ini di internet, biasanya beruang berselimut. Agar berbeda dengan alas nasi yang berinya kasur, nasi yang digunakan untuk membuat kelinci saya taburi decofuri warna hijau. Kemudian selimut dibuat dari telur dadar. Maunay sih egg sheet, tapi saya tetap belum menguasai cara membuat egg sheet. Uh, masih harus belajar lagi. Semangat! :D




Project Obento #11

Udah lama banget kayaknya gak posting perbentoan. Sekarang memang frekuensi saya menyiapkan bento untuk anak-anak semakin berkurang. Kenapa? Karena si kakak sudah SMP, dan makanan di kantinnya memadai, dalam arti variasi beragam jadi Aira tidak bosan dan sehat karena diseleksi dan dijamin tidak menggunakan msg. Aidan juga ikut catering di sekolah dan cocok dengan menu catering, jadi biasanya saya membuatkan bento untuk Aidan saat hari Tema Makanan saja.

Nah, ini adalah beberapa bento yang sempat saya buat saat sedang libur atau saat ada permintaan khusus dari anak-anak. Kadang-kadang emang kalo lagi gak ada ide bingung juga mau bikin apa. Akhirnya daur ulang ide aja, kayak si bento trio ayam dan bento curly sue ini. Harusnya sih si curly sue rambutnya dibuat dari mi goreng ya, biar lebih keriting.





Yang ini saat gak ada idenya pol banget. Akhirnya cuma susun-susun makanan di dalam kotak saja. Atau paling enggak dibuat jadi nigiri biasa, deh. :)







March 07, 2014

Tema Makanan di Gemala Ananda

Di Gemala Ananda (SGA), sekolah Aidan, selian ada Tema Pakaian juga ada Tema Makanan yang diadakan dua bulan sekali. Jadi, dalam 1 semeter kira-kira ada 3 kali Tema Makanan. Pada hari tersebut anak-anak akan berpindah ke kelas-kelas yang berbeda dan menyantap makanan yang mereka bawa bersama teman-teman dari kelas lain. Bukan hanya sesama teman seangkatan, tetapi juga dengan kakak atau adik kelas. Tujuannya sederhana saja, selain pengetahuan tentang makanan sehat atau makanan apapun itu yang menjadi tema, tetapi juga supaya anak dan orangtua bisa bersama-sama mempersiapkannya dan kemudian di sekolah anak-anak bisa saling kenal dengan teman-teman dan guru-guru selain teman dan guru kelasnya. Dengan semakin akrabnya anak-anak, tentu bullying bisa semakin dihindari. Karena alasan 'sederhana' ini lah di SGA sering sekali diadakan kegiatan dimana semua anak bercampur baur supaya saling kenal.

Nah, untuk semester pertama kemarin, Tema Makanannya sadalah segala sesuatu dari roti, jalur hijau, dan bola-bola berenergi. Untuk tema roti, kami harus mempersiapkan menu camilan apa saja yang berbahan dasar roti. Bisa roti sandwich, puding roti, dan sebagainya. Aidan pilih roti sandwich. Akhirnya karena sudah pernah membuat sebelumnya, si roti sandwich saya buat ala bento dengan bentuk kereta api. Untung Aidan senang makan sayur, jadi selada di dalam sandwich dan sayuran lainnya yang saya masukkan ke kotak makannya gak bersisa. Satu hal, setiap memandang hasil karya roti sandwich kereta saya selalu merasa ada yang kurang. Setelah dibandingkan dengan foto yang dulu pernah saya buat, ternyata kami lupa pasang roda keretenya. x)


Tema yang berikutnya adalah jalur hijau. Mudah saja, intinya makan siang dengan masakan sayur-sayuran, mengingat banyak anak yang tidak suka makan sayur. Beruntungnya saya punya anak gembul macam Aidan, dia mau makan apa saja, termasuk sayuran. Jadi begitu ditanya mau bawa sayur apa, Aidan langsung pilih brokoli, yang kemudian saya tumis saja dengan bawang putih, dilengkapi dengan ayam. Kemudian saya tambahkan di dalam kotak makan melon hijau dan susu kotak milo yang warna kemasannya hijau juga. Yang Aidan tidak tau, karena si belak disiapkan setelah ia berangkat sekolah agar masih hangat ketika jam makan siang, adalah saya buat bekalnya menjadi bento bentuk bajak laut, Kapten Brokoli namanya. Plus saya selipkan note menjelaskan manfaat dari brokoli. Pulang sekolah Aidan cerita, dia senang sekali waktu buka kotak makannya. Bunda jadi ikut senang pastinya.



Tema terakhir di semester 1 adalah bola-bola berenergi, yang akan disantap saat makan siang. Jadi kami diminta menyiapkan lauk apa saya asal bentuknya bulat. Boleh bakso, telur puyuh, dan sebagainya. Saya cari-cari ide di buku resep, lalu mengajukan beberapa menu ke Aidan, yang kemudian memilih sate daging dan telur puyuh bumbu kecap. Lalu kami sepakat bekal akan dibuat ala bento lagi, bentuk pemain bola tentunya, karena temanya kan bola-bola berenergi. Sekali lagi, karena bekal akan diantar setelah Aidan ke sekolah, saya cari-cari ide untuk kasih kejutan lagi untuk Aidan. Nah, karena Liverpool baru menang besar malam sebelumnya, dan Suarez membuat banyak gol, saya buat surat lagi untuk Aidan dengan dihiasi gambar Luis Suarez, pemain Liverpool favorit Aidan. Kemudian si pemain bola di bento, saya buat berjambul dengan keju slice, ceritanya terinspirasi rambutnya Phillipe Coutinho. Selamat makan, Mister Aidan! YNWA! :D





LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...