Pages

Showing posts with label SGA. Show all posts
Showing posts with label SGA. Show all posts

March 07, 2014

Tema Makanan di Gemala Ananda

Di Gemala Ananda (SGA), sekolah Aidan, selian ada Tema Pakaian juga ada Tema Makanan yang diadakan dua bulan sekali. Jadi, dalam 1 semeter kira-kira ada 3 kali Tema Makanan. Pada hari tersebut anak-anak akan berpindah ke kelas-kelas yang berbeda dan menyantap makanan yang mereka bawa bersama teman-teman dari kelas lain. Bukan hanya sesama teman seangkatan, tetapi juga dengan kakak atau adik kelas. Tujuannya sederhana saja, selain pengetahuan tentang makanan sehat atau makanan apapun itu yang menjadi tema, tetapi juga supaya anak dan orangtua bisa bersama-sama mempersiapkannya dan kemudian di sekolah anak-anak bisa saling kenal dengan teman-teman dan guru-guru selain teman dan guru kelasnya. Dengan semakin akrabnya anak-anak, tentu bullying bisa semakin dihindari. Karena alasan 'sederhana' ini lah di SGA sering sekali diadakan kegiatan dimana semua anak bercampur baur supaya saling kenal.

Nah, untuk semester pertama kemarin, Tema Makanannya sadalah segala sesuatu dari roti, jalur hijau, dan bola-bola berenergi. Untuk tema roti, kami harus mempersiapkan menu camilan apa saja yang berbahan dasar roti. Bisa roti sandwich, puding roti, dan sebagainya. Aidan pilih roti sandwich. Akhirnya karena sudah pernah membuat sebelumnya, si roti sandwich saya buat ala bento dengan bentuk kereta api. Untung Aidan senang makan sayur, jadi selada di dalam sandwich dan sayuran lainnya yang saya masukkan ke kotak makannya gak bersisa. Satu hal, setiap memandang hasil karya roti sandwich kereta saya selalu merasa ada yang kurang. Setelah dibandingkan dengan foto yang dulu pernah saya buat, ternyata kami lupa pasang roda keretenya. x)


Tema yang berikutnya adalah jalur hijau. Mudah saja, intinya makan siang dengan masakan sayur-sayuran, mengingat banyak anak yang tidak suka makan sayur. Beruntungnya saya punya anak gembul macam Aidan, dia mau makan apa saja, termasuk sayuran. Jadi begitu ditanya mau bawa sayur apa, Aidan langsung pilih brokoli, yang kemudian saya tumis saja dengan bawang putih, dilengkapi dengan ayam. Kemudian saya tambahkan di dalam kotak makan melon hijau dan susu kotak milo yang warna kemasannya hijau juga. Yang Aidan tidak tau, karena si belak disiapkan setelah ia berangkat sekolah agar masih hangat ketika jam makan siang, adalah saya buat bekalnya menjadi bento bentuk bajak laut, Kapten Brokoli namanya. Plus saya selipkan note menjelaskan manfaat dari brokoli. Pulang sekolah Aidan cerita, dia senang sekali waktu buka kotak makannya. Bunda jadi ikut senang pastinya.



Tema terakhir di semester 1 adalah bola-bola berenergi, yang akan disantap saat makan siang. Jadi kami diminta menyiapkan lauk apa saya asal bentuknya bulat. Boleh bakso, telur puyuh, dan sebagainya. Saya cari-cari ide di buku resep, lalu mengajukan beberapa menu ke Aidan, yang kemudian memilih sate daging dan telur puyuh bumbu kecap. Lalu kami sepakat bekal akan dibuat ala bento lagi, bentuk pemain bola tentunya, karena temanya kan bola-bola berenergi. Sekali lagi, karena bekal akan diantar setelah Aidan ke sekolah, saya cari-cari ide untuk kasih kejutan lagi untuk Aidan. Nah, karena Liverpool baru menang besar malam sebelumnya, dan Suarez membuat banyak gol, saya buat surat lagi untuk Aidan dengan dihiasi gambar Luis Suarez, pemain Liverpool favorit Aidan. Kemudian si pemain bola di bento, saya buat berjambul dengan keju slice, ceritanya terinspirasi rambutnya Phillipe Coutinho. Selamat makan, Mister Aidan! YNWA! :D





February 16, 2014

Tema Pakaian SGA: Circus!



Tema pakaian di Gemala Ananda yang terakhir untuk semester 1 ini bertema Circus. Sepertinya memang ini yang paling mudah, tapi ternyata saat browsing untuk ide, saya lebih banyak ketemu ide untuk kostum anak perempuan. Idenya memang sekitar badut, pesulap, hewan, dan sebagainya. Tapi untuk anak perempuan lebih bisa 'dimacem-macemin' dan jadi cantik dan lucu.

Awalnya saya mau kasih usul Aidan jadi tenda sirkus saja sekalian. Tapi beberapa alternatif kostumnya terlihat seperti rok. Lagipula, ternyata pada hari tema pakaian nanti sekalian hari berkumpil akhir semester. Jadi anak-anak akan ada kegiatan bermain, sebaiknya pun kostum yang memudahkan anak bergerak. Setelah obrol-obrol dengan Aidan, dua pilihannya adalah ring master atau pawang singa. Mirip-mirip memang kostumnya. Akhirnya sih pilihan Aidan adalah pawang singa, dengan pesan dia mau bawa lingkaran api yang biasanya dilompati singa.




Kostum kali ini bisa dibilang kostum Aidan yang paling santai persiapannya. Karena saya mendaur ulang kostum Han Solo Aidan untuk Star Wars Day yang lalu. Tinggal tambah kancing cina emas di rompi, garis merah dari pita di celana, dan topi. Kemudian kami membuat lingkaran api dari hulahoop yang didekorasi api berkobaran dari kain felt merah dan oranye. Awalnya saya mengikat boneka harimau kecil disana, sebagai efek si harimau lagi lompat, tapi ternyata jadinya terlalu berat. Akhirnya Aidan membawa lingkaran apinya saja. Kebetulan ada 3 anak dengan kostum singa di kelasny, jadi mereka akhirnya main sama-sama.

Melihat foto-foto hari Circus di Gemala Ananda hari itu ceria banget dan warna-warni. Ada berbagai karakter sirkus di sekolah. Bahkan Bu Jasmin, Kepala Sekolah SGA pakai kostum penjual popcorn. Selamat datang di Sirkus Gemala Ananda! :D












November 14, 2013

Tema Pakaian SGA: Pahlawan Kebersihan



Bulan November ini ada hari tema pakaian yang kedua. Temanya 'Pahlawan Kebersihan', jadi anak-anak (dan orangtua) bebas berkreasi pakai apa saja yang berhubungan dengan kebersihan. Tadinya saya mau pakai si mesin cuci lagi. Tapi ternyata sudah wasalam kondisinya, dan Aidan juga gak mau. Dia mau pakai yang lain. Saya sempat kasih usul supaya jadi tukang sampah saja, tinggal pinjam baju pilot oranye punya teman, bikin logo petugas kebersihan DKI, dan bawa sapu. But apparently the Mister refused to go with the obvious. Dia udah punya ide sendiri. Aidan mau jadi sikat gigi atau odol. Pahlawan kebersihan gigi, katanya.

Setelah dibuat desainnya oleh Aidan - Alhamdulillaaaah... dia mau gambar sendiri tanpa disuruh x) - akhirnya diputuskan yang paling mungkin dibuat adalah odol, lengkap dengan topi sebagai tutup odol, jubah dan topeng sebagai tanda superhero, dan sikat gigi kardus sebagai senjatanya. Berkat team work Aidan-Kakak Aira-Bunda kostum pun selesai dalam sehari. Pagi-pagi si Pahlawan Kebersihan Gigi sudah siap 'menyikat' siapa saja yang lupa sikat gigi. Literally, disikat! Hehehe..



Dan lagi-lagi, jangan anggap enteng mamah-mamah di SGA. Hari ini ada banyak superhero kebersihan di sekolah, petugas kebersihan keren, cleaning girls cantik-cantik, bahkan ada duster ninja dan kloset ciamik! :D





Tema Pakaian SGA: The World of Wayang



Jadi, di sekolah Aidan setiap 2 bulan sekali ada hari 'Tema Pakian'. Pada hari ini anak akan mengenakan pakaian dengan tema yang sudah ditentukan sekolah sebelumnya, dan akan ada aktivitas yang berkaitan dengan tema tersebut. Tentunya pakaian ini preferably adalah kreasi sendiri orangtua dan anak, bukan membeli baru atau sewa. Tentunya lagi, saya dan Aidan menanti-nanti hari Tema Pakaian dengan riang gembira. x)

Tema pertama tahun ajaran ini adalah The World of Wayang. Apa saja yang berkaitan dengan wayang, boleh wayang Indonesia atau 'wayang' dari negara lain, alis puppets. Yang girang siapa? Aidan, tentunya. Aidan suka banget sama wayang, sejak sering mendengarkan sandiwara radio Pandawa dan Kurawa di Motion Radio dulu. Sejak itu, Aidan kesengsem luar biasa sama perwayangan. Waktu berkunjung ke Museum Wayang liburan lalu saja, Aidan betah banget lihat-lihat wayang disana. Jadi, waktu ditanya Aidan mau pakai baju apa yang berhubungan dengan wayang, jawabannya bulat dan pasti, "Ya Gatot Kaca, lah!" Oke deh, Gatot Kaca it is, superhero wayang idola Aidan. 

Saya kemudian browsing-browsing untuk cari ide, biar si Gatot Kaca lebih kekinian penampakannya. Seperti biasa, bahan yang jadi andalan saya adalah kardus bekas dan cat akrilik. Beberapa bagian yang perlu bahan lebih lentur menggunakan karton foam. Bagian ptong-potong jadi tugas Bunda sementara di Gatot Kaca mandor, bagian cat-cat jadi tugas Aidan, Bunda yang mandor. Hasil akhirnya cukup memuaskan. Aidan juga senang.



Super tumbs-up untuk bunda-bunda yang lain, waktu harinya tiba, di SGA bertebaran tokoh-tokoh wayang yang keren-keren banget. Gatel banget rasanya, pengen ke sekolah buat foto-foto. Suka lupa anaknya udah SD, gak bisa diintilin ke sekolah lagi. x)

Pada hari itu, anak-anak dibagi menjadi kelompok yang isinya gabungan murid dari kelas 1 sampai 6. Kemudian mereka akan membuat semacam buku kecil mengenai wayang tertentu, dengan menggunakan kliping yang dibawa dari rumah. Aidan kebagian kelompok yang membahas tentang Punakawan. Jadilah cerita wayang Aidan tambah lagi, Semar-Gareng-Petruk-Bagong sekarang nempel di kepala Aidan. Senangnya lagi, mereka jadi berkenalan dengan kakak-kakak kelas dan belajar bekerja sama dalam kelompok. Ada apa lagi hari itu di sekolah? Pastinya pertunjukan wayang, dong! Dipersembahkan oleh staff SGA. Seru!





for more pics please click here.

October 26, 2013

First Day at School



Tahun ini Aira dan Aidan masuk sekolah baru. Aira di SMP Al-Izhar (iyaaa... si bayi perempuan udah kelas 1 SMP), Aidan di SD Gemala Ananda. Hari pertama sekolah jatuh bertepatan dengan ulang tahun Aidan yang ke-6, jadi pagi-pagi kami serah terima kadi seperti biasa, lalu kesibukan hari pertama pun dimulai.

Aira, tentunya sudah tidak mau dan tidak perlu diantar ke kelas barunya. Si anak gadis turun sendiri dari mobil, dengan seragam barunya yang kece dan masuk ke sekolah barunya. Dari cerita yang kemudian saya dapat sih, hari-hari awal sekolah menyenangkan untuk Aira. Masa orientasi pun benar-benar pengenalan sekolah baru, lingkungan, program, teman-teman seangkatan, dan kakak-kakak kelas.




Nah, untuk Aidan tentu beda lagi. Pada hari pertama sekolah, orangtua wajib menemani si anak sampai kira-kira jam 10, untuk membantu transisi anak di lingkungan baru. Gemala Ananda tidak punya TK, jadi semua siswa kelas 1 adalah siswa baru. Orangtua dan anak terlibat kegiatan bersama (termasuk menari dan bernyanyi bersama), dimana salah satunya anak diminta menuliskan cita-citanya di secarik kertas kecil berbentuk bintang, kemudian mengatakannya ke kepada orangtua dan orangtua membalas dengan ucapan yang encouraging dan supporting. Kemudian gambar bintang tadi ditempelkan di dinding bersama bintang-bintang teman lainnya. Beberapa kegiatan yang dilakukan berkelompok (kelompok akan berganti-ganti dengan tujuan anak berkenalan dengan teman-temannya) mendorong anak untuk bekerjasama dan sebagainya.





Kegiatan berikutnya adalah berkenalan dnegan guru-guru dan staff sekolah. Anak-anak mendapat lembaran yang berisi fotokopi foto-foto para guru dan staff, termasuk Kepala Sekolah segala. Tugas mereka adalah berkeliling mencari orang yang bersangkutan, bertanya siapa nama mereka, apa tugas mereka dan menuliskannya. Tentu saja karena anak kelas 1 dianggap belum bisa menulis, sudah disiapkan kertas dengan nama dan tugas, sehingga anak-anak tinggal meniru. Pasa guru dan staff ini menunggu anak-anak di 'tempat tugas' mereka masing-masing. Salah satu yang membuat saya terkesan, Bu Jasmin - Kepala Sekolah - ingat persis nama-nama anak-anak baru ini.



Setelah itu, orangtua diminta berpamitan pada anaknya, memeluk dan berkata akan menjemput kembali pada jam pulang sekolah, dan meninggalkan anak-anak untuk melanjutkan kegiatan di kelas bersama Bu Guru. Pada hari itu memang hanya anak kelas 1 yang masuk, jadi anak-anak baru ini pun tidak 'kaget' dengan suasana ramai yang tentu berbeda dengan sewaktu mereka di TK.

So far so good untuk Aidan, dan juga untuk saya. Saya senang sekali dengan cara SGA membantu transisi dan adaptasi anak (dan juga orangtua) memasuki lingkungan sekolah yang baru. Semoga seterunya juga terbukti bahwa kami sudah memilih sekolah yang tepat. Aamiin.

Selamat menikmati masa SMP Kakak Aira! Selamat berpetualang di sekolah baru, Mister Aidan! Be happy! :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...