September 26, 2011

A Shirt, A Washing Session, & One Stubborn Boy



Lihat foto diatas? Mau tau apa penyebab aidan duduk di depan mesin cuci dengan muka bete seperti itu? Begini ceritanya, waktu Aidan ulang tahun ke-4 yang lalu, teman sekolahnya, Anara, memberi kado t-shirt. T-shirt ini bukan sembarang t-shirt. Waktu Tante Tasha, mama-nya Anara, melihat t-shirt ini, dia tau dia harus membelikannya untuk kado Aidan. Kenapa? Karena Aidan tergila-gila dengan film animasi Cars dan t-shirt luar biasa ini adalah t-shirt dengan logo Rust-eze di bagian dadanya. Iya, logo Rust-eze yang sama seperti yang ada di kap mobil Lightning McQueen.

Bisa dipastikan Aidan setengah histeris kegirangan pas dia melihat t-shirt ini. Dan pastinya minta langsung dipakai besok ke sekolah. Memang keesokan harinya adalah hari Rabu, jadwal baju bebas di sekolah Aidan. Tapi, Aidan ini gak pernah mau pakai baju yang belum dicuci. Sementara itu sudah siang hari, dan saya sudah selesai mencuci. Saya merayu Aidan untuk memakai baju barunya nanti saja, kalau jalan-jalan akhir pekan atau hari Rabu minggu depan, setelah bajunya dicuci. Tetapi ide ini ditolak Aidan, dia keukeuh mau pakai bajunya besok ke sekolah dan minta si baju dicuci saat itu juga. Setengah asal nyahut, saya bilang kalau dia minta bajunya dicuci sekarang juga, dia saja yang cuci baju sendiri. Ternyata Aidan memang ingin sekali pakai t-shirt Rust-eze ke sekolah. Dia bersedia mencuci bajunya sendiri. Ember diisi air, sedikit detergen, dan Aidan sibuk kucek-kucek baju. Niat banget. x)



Mengingat baju yang habis dicuci tangan itu basah sekali, dan matahari sudah tidak terlalu terik, akhirnya saya memutuskan untuk membantu Aidan dengan mengeringkan baju di mesin cuci saja, jadi nanti tinggal dijemur sebentar. Sepotong baju Rust-eze pun masuk mesin cuci yang bisa memuat cucian sampai 6kg, dikeringkan berputar-putar sendirian selama 15 menit. Sementara Aidan yang tidak sabar jongkok di depan mesin cuci dambil melongok ke pintu kaca, memantau perkembangan proses pengeringan bajunya. Tidak lupa saya disuruh memotret seonggok baju putih-oranye tersebut. Tapi tentunya 15 menit bisa terasa lama sekali bagi anak usia 4 tahun yang gak sabaran macam Aidan. Ini lah yang membawa kita pada momen foto diatas tadi, Aidan sudah bete dan bosan, tapi tetap keukeuh menunggui bajunya dikeringkan di mesin cuci. xD

Setelah akhirnya selesai dikeringkan di mesin cuci, dan kemudian dijemur, Aidan minta difoto lagi. Kali ini lengkap dengan dirinya ikut berpose di samping baju, sambil mengacungkan jempol. Saya yang memotret harus menahan tawa melihat muka bangga si anak keras kepala ini.


Keesokan harinya Aidan pun pergi ke sekolah dengan bersemangat, mengenakan t-shirt Rust-eze yang ia cuci sendiri. Terima kasih ya Anara & Tante Tasha, kadonya hits sekali! :D


keterangan: bercak2 putih pada logo Rust-eze adalah desain asli t-shirt ini, logonya dibuat seperti sudah lama, bukan akibat dicuci Aidan. :p

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...