November 25, 2010

The Pads Euphoria

Oke, tulisan yang ini benar-benar untuk perempuan. Perempuan yang lumayan open-minded khususnya. Otherwise, you would go all "EEWWW" and "YUCK". Ini soal feminine pads, atau menstrual pads, not the disposable one.

Saya emang luar biasa parno soal genetalia interna perempuan. Pertama - karena rasanya kita benar-benar gak tau apa yang terjadi disana, kedua - karena kangker serviks adalah pembunuh wanita nomer 1, ketiga - saya ada histori kesehatan soal alat reproduksi ini yang bikin makin deg-deg-an. Sekali waktu saya pernah di-'prospek' soal penggunaan menstrual pads (disposable) yang ada kandungan khususnya, katanya baik untuk kesehatan. Sampai sekarang saya tidak menggunakan pembalut yang dimaksud, tapi presentasi soal pembalut tersebut cukup membuat saya berpikir umtuk mencari alternatif lain selain pembalut yang menggunakan gel, yang selama ini saya pakai. Ditambah lagi perempuan di negara tropis seperti Indonesia yang udaranya lembab tentu tidak asing menggunakan panty liner sehari-hari. Saya juga.

Nah, suatu hari, kemarin tepatnya, saya sedang buka-buka forum The Urban Mama dan menemukan thread tentang reusable menstrual products. Salah satu yang dibahas adalah penggunaan cloth feminine (menstrual) pads, atau singkatnya cloth pads. Yang satu ini menarik sekali. Saya baca thread tersebut dari awal sampai akhir, ada beberapa pilihan produk lain, tapi yang paling saya minati hanya cloth pads ini, yang lain rasanya terlalu hardcore buat saya. Hehehe..

Setelah selesai membaca thread, saya lanjut browsing soal cloth pads, cari-cari review mereka yang sudah pakai. Memang disebutkan kelebihannya adalah environment friendly karena bahannya menggunakan cotton, hemp, bamboo yang semuanya mudah ditanam kembali & tidak perlu pestisida, bisa digunakan bertahun-tahun selama tidak robek, kalupun sudah tidak digunakan akan terurai dalam 1-5 tahun. Secara ekonomi, memang harganya lebih mahal, tapi jadi semacam investasi karena nantinya tidak ada pembelian pembalut bulanan, atau setidaknya akan berkurang. Pastinya juga (katanya) lebih sehat, asal diikuti yang benar cara pencuciannya. Terakhir (katanya) nyaman digunakan juga. Semua ini baru katanya ya, soalnya saya kan baru browsing saja, belum menggunakan langsung. Ternyata salah satu teman dekat saya ada yang sudah pakai cloth pads ini, sedah 3 tahun. Waktu saya protes kenapa dia gak pernah cerita, dia bilang biasanya reaksi orang yang pertama adalah "Eeeeww" dan "Yuck". Bener juga sih, karena memang harus dicuci sendiri.

Dulu teman saya ini beli di Etsy, karena di Indonesia belum ada, jadi harganya lumayan mahal. Sekarang di Indonesia sudah ada, kebanyakan dijual di online shop. Ada yang impor, dan ada juga merk lokal yang sudah bagus. Beberapa yang banyak disebut untuk merk impor adalah Swaddlebees Organic atau Pink Daisy, Fuzzibunz, dan Happy Heinys. Ada juga merk lain seperti Momiji, Charlie Banana, dan Imse Vimse Organic. Untuk merk lokal yang paling kondang ada ZigieZag dan GG Menstrual Pads. Memang kebanyakan adalah merk yang sama dengan merk yang memproduksi cloth diaper untuk bayi, karena memang prinsipnya kurang lebih sama.

Saya cukup menggila waktu browsing produk berlangsung. Biarpun ini menstrual pads tetap saja dilihat-lihat untuk kemudian dibeli, yang berarti window shopping continued with the real purchasing dan saya perempuan. Ini menyenangkan sekali, terutama karena ada tameng 'untuk kesehatan' dibalik kegiatan belanja ini. Ditambah ternyata motihnya lucu-lucu. Ini berkaitan lagi soal insting perempuan, padahal si motif itu nantinya ada di bagian yang gak keliatan, tapi tetep penting untuk memilih motif yang bagus. Hehehe...

Jadi ini dia pilihan saya untuk percobaan pertama: Momiji size medium 1 pad, normal liner 2 pads, Charlie Banana box of 3 (regular pads, pouch included), GG 1 menstrual pad, dan ZigieZag 1 menstrual pad, 2 liner pads.

Momiji Natural




Charlie Banana Feminine Pads





GG Menstrual Pads



ZigieZag Menstrual Pads



Menurut perhitungan saya, saya masih perlu tambahan regular menstrual pads, dan lebih banyak panty liner pads, tapi untuk saat ini cukup dulu. Sekarang saya tinggal menunggu pesanan datang dan mencoba, mencoba untuk lebih ramah terhadap tubuh, lingkungan, dan juga kantong. Nanti saya laporkan lagi gimana hasilnya. :)

Why use reusable pads? http://clothpads.wikidot.com/


2 comments:

Kie Bundanya Fadhil said...

mbak beli momijinya dimana ya? thx

Puan Dinar said...

hai, dulu belinya di ols ini --> http://ichsanfk.multiply.com/ tapi gak tau deh masih jual apa enggak, soalnya udah lumayan lama belinya. :)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...