October 20, 2011

Pak Tani Punya Sapi

Dalam rangka tema 'Kebutuhanku', minggu lalu Aidan dan teman-teman kelas TK-A TKAI jalan-jalan ke peternakan sapi Cibugary di Pondok Rangon. Aidan senang sekali, dari pagi sudah semangat mau berangkat ke sekolah. Bangun pagi gak pake rewel langsung mandi, sarapan, dan Aidan pun siap berangkat lengkap dengan sepatu boots karet.



Setiap kelas akan berangkat dengan 2 mobil. Karena ada 3 kelas TK-A, maka kami akan pergi dengan 6 mobil, salah satunya si TJ. Biasanya, anak yang mobilnya dipakai dan Bundanya ikut mendampingi sebagai WOTK gak boleh naik mobilnya sendiri, harus pergi naik mobil temannya. Tapi kali ini Bu Atih, wali kelas Aidan, berbaik hati, Aidan dan teman-teman anak laki-laki boleh naik si TJ alias mobil Aidan bersama Bu Atih dan ditemani saya. Aidan senang sekali. Bunda lumayan pusing, berada 1 mobil dengan 7 anak laki-laki umur 4 tahun. Untung ada Bu Atih selaku pawang anak-anak. Sepanjang jalan Bu Atih mengajak anak-anak bernyanyi, membaca sajak, ngobrol, bahkan Bu Atih membawa kartu-kartu kecil bertuliskan huruf a-i-u-e-o, untuk memperkenalkan huruf hidup pada anak-anak sambil bernyanyi. Gak terasa kami pun sampai di tujuan, peternakan sapi Cibugary.



Sebelum berkeliling, anak-anak dikumpulkan di sebuah saung, kemudian bapak dari Cibugary menyapa anak-anak dan menjelaskan sedikit tentang sapi dan manfaat susu sapi, juga bersama-sama menyanyikan lagu tentang Sapi. Kemudian anak-anak berbaris per-kelas dan mulai berkeliling mengunjungi kandang sapi. Anak-anak menganmbil rumput panjang untuk memberi makan sapi.  Beberapa kali anak-anak terkaget-kaget melihat sapinya pipis, yang kata bapak petugas sapi sekali pipis bisa sampai 15 liter. xD

Setelah itu, anak-anak dibawa ke tanah terbuka di bagian belakang, dimana terdapat sebuah kadang kecil yang terbuka berisi berapa sapi perah. Pak petugas kembali menjelaskan tentang proses pemerahan susu sapi secara manual, dan memberikan contoh bagaimana cara memerah susu. Kemudian anak-anak boleh mencoba memerah susu. Muka Aidan mulai panik di bagian ini. Dia terus menghindari antrian, sampai akhirnya mulai sepi dan Aidan gak bisa menghindar lagi. Banyak juga anak-anak yang takut, tapi Bu Atih bilang yang penting dicoba dulu. Kalau sudah dekat sapi-nya benar-benar tidak berani, boleh mengelus saja. Jangan karena takut jadi tidak mau mencoba *tepuk tangan buat Bu Atih*. Aidan mendekati sapi dengan digandeng Bu Atih, setelah itu ternyata dia berani juga memerah susu sapi. Setelah selasai dan ditanya, "Serem gak De?" Aidan menjawab, "Enggak, biasa aja." dengan muka belagu *sekali lagi tepuk tangan buat Bu Atih*. :D





Sebelum pulang kembali ke sekolah, setiap anak mendapat bingkisan berisi 500ml susu sapi dingin. Sampai di sekolah, Aidan yang sudah kepanasan ngotot minta minum susu sapi yang ia dapat, sepertinya dia setengah berasumsi kalau itu adalah susu yang dia perah tadi. Akhirnya saya biarkan Aidan minum susu-nya di sekolah, dan habis. Plastik berisi susu detengah liter langsung kosong dalam 10 menit. Setelah itu Aidan baru mau pulang. Di mobil si anak gembul ini langsung bersandar di kursi dan tidur. Pak Tani Aidan sepertinya kelelahan habis merah susu sapi. Selamat mimpi sapi Aidan.



for more pics please click here.

Cibugary (Cibubur Garden Dairy)
Komplek Peternakan DKI Blok C
RT 01 RW 02
Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...