January 23, 2012

Tie Dye!



Bulan Desember yang lalu Creative Art Studio, sanggar gambar Aira, mengadakan workshop tie dye. Bisa dipastikan Aira langsung setuju ketika ditawari ikut. Rencana awal Aira akan ikut workshop berdua Gaia, tetangga kami yang sama-sama belajar gambar disana, saya hanya akan mengantar dan menjemput. Tetapi ketika mengantar mereka kesana dan melihat persiapan workshop, saya pun tergoda untuk ikutan juga. Dan ternyata memang seru sekali bisa celup-celup kain warna-warni. 






Prosesnya juga tidak sulit. Pertama, tentukan pola yang diinginkan, lalu siapkan kain untuk mendapatkan pola tadi. Membentuk pola bisa didapat dengan proses mengikat bahan atau dengan dijahit. Kami mencoba hampir semuanya, mulai dari lipat-lipat-lalu-ikat, tarik-pelintir-lalu-ikat, dan jahit-jelujur-tarik-lalu-ikat. Begitu kurang lebih. Ikat bisa menggunakan karet gelang atau tali rafia, yang penting diikat dengan kuat. Aira membuat pola hati dengan teknik jahit jelujur di t-shirt miliknya, dan kombinasi tarik lalu ikat dan lipat ikat pada t-shirt untuk Aidan.







Pewarna pakaian sudah disiapkan oleh kakak-kakak instruktur, dengan dimasak diatas kompor dan ditambah dengan garam. Katanya garam ini supaya warna lebih terikat di bahan nantinya. Untuk workshop ini digunakan warna-warna yang cerah dan mencolok, biar seru begitu melihat hasilnya nanti. ;)





Setelah pewarna siap di ember dan didiamkan sampai hangat, kain-kain yang sudah diikat-ikat tadi disiapkan. Pertama semua bahan tadi direndam di air dengan detergen. Lalu baru dicelup ke ember berisi pewarna. Di bagian proses mencelup ini kita bebas berkreasi mencelup ke warna apa di bagian mana. HAnya saja sebaiknya gunakan pewarna dengan warna yang lebih gelap dari warna kain. Paling mudah mencelup kain warna putih tentunya. Pastikan pewarna menyerap sampai ke bagian dalam lipatan kain. Setelah itu diamkan dulu kain-kain yang sudah dicelup tadi, jangan langsung dibuka, agar pewarnanya tidak beleber kemana-mana. Setelah mengering baru ikatan kain boleh dibuka dan kain dijemur. Jangan langsung terkena sinar matahari, karena warnanya bisa turun, begitu kata kakak istruktur. Proses terakhir adalah semua kain yang sudah kering harus disetrika. Lalu, voila, kain polos nan membosankan menjadi warna-warni seru. :)


For more pics please click here.
More infos on Creative Art Studio please click here.

1 comment:

aisyah hanifah said...

Boleh sy bertanya..tie dye ini diwarnakan menggunakan apa ya?

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...