June 24, 2011

Goelali Festival 2011



Bulan Juni sudah tiba, berarti waktunya Bunda cari ide untuk kegiatan liburan Aira, plus tahun ini Aidan juga mulai 'ngerasain' libur. Bulan Juni sudah tiba, juga berarti waktunya untuk Goelali Children's Film Festival. Pastinya Aira ikutan berbagai workshop di Goelali Festival, seperti juga tahun lalu. Iya, ini tahun kedua Aira mengisi sebagian waktu liburan dengan mengikuti berbagai workshop di Goelali Festival. Setelah melihat jadwal workshop, kami memutuskan untuk mengikuti beberapa workshop di hari Kamis dan Jumat. Tapi tahun ini Aira gak sendirian, di salah satu diantara kedua hari tadi kami akan pergi ke Goelali Festival bersama-sama tetangga rumah sebelah. Yay!

Hari 1 : Kamis, 23 Juni 2011
Pada hari Kamis saya (Bunda Rumah C1) dan Santi (Bunda Rumah B1) mengangkut 4 orang anak, yang amat tidak sabar untuk buru-buru sampai, menuju Gandaria City. Para peserta ini adalah Aira, Gaia, Alee, dan Aldo, yang sesampai disana langsung menuju meja registrasi Goelali Festival untuk mendapat tiket workshop pilihan masing-masing.  Aira dan Gaia memilih Monster Puppet Theatre dan Set & Costume Design yang diadakan di Craft Monster Lab, plus Recycling yang diadakan di Tree House. Sementara Aldo & Alee memilih Stop Motion Animation dan Sound Design yang keduanya di support oleh International Design School.

Sebelum memulai workshop anak-anak sempat mampir melihat dinding yang ditempeli kertas post-it membentuk mozaik bertuliskan 'Dreams'. Di masing-masing kertas berisi tulisan 2000 anak SMA tentang mimpi mereka. Di sisa post-it yang masih kosong, anak-anak yang berkunjung boleh ikut menuliskan mimpi mereka. :)



Jadwal workshop pertama adalah Monster Puppet Theatre yang ternyata tutor-nya adalah mbak Junita yang super kreatif dari Kinderplays. Saya langsung yakin pasti benda yang akan dibuat akan seru. Ternyata benar, anak-anak akan membuat boneka monster kecil dari kain felt yang nantinya bisa dipasang di jari mereka. Membuatnya gak sulit, karena semua sudah tersedia, mulai dari badan, kaki, tangan, dan mata monster. Anak-anak tinggal berkreasi sesuai imajinasi mereka. Berhubung ini monster, jadi mereka benar-benar bebas menempelkan apa saja, 1 sampai 6 mata, 3 kaki atau tanpa kaki, 5 tangan, dan sebagainya. Kalau ingin menambahkan yang lain, masih tersedia kain felt yang bisa digunting-gunting. Kemudian kakak-kakak yang ada disana akan membantu menjahitkan beberapa bagian dari boneka jari tadi. Aira dan Gaia membuat lagi dan lagi dan lagi, sampai masing-masing membawa pulang 4 monster. Bahkan Alee dan Aldo yang mengintip, ikut 'pesen' minta dibuatkan juga. x)










Sementara Aira dan Gaia makan siang, Alee dan Aldo mengikuti workshop Stop Motion Animation. Serunya, mereka praktek membuat animasi sederhana hanya dengan menggunakan kertas post-it warna-warni dan digital camera. Caranya, berasama-sama peserta lain mereka menempelkan banyak kertas post-it ditempel dimeja, kemudian meja yang ditempeli post-it tadi difoto dari atas. Setelah difoto, anak-anak mengubah susunan post-it dengan menempeli post-it warna lain diatas post-it yang ada, atau memindahkan, lalu difoto lagi. Begitu terus, sampai didapat banyak foto. Kemudian foto dilihat dengan di-scroll agak cepat, sehingga terlihat seakan-akan gambar post-it bergerak dan berubah-ubah warna.



Worksop berikutnya adalah Set & Costume Design dengan tutor Tante Rini. Cukup banyak anak-anak yang ikut workshop ini. Pertama, Tante Rini memperlihatkan dan menjelaskan storyboard cerita Mr. Fox. Kemudian anak-anak dibagi menjadi kelompok dengan tugas masing-masing. Ada yang menghias pohon, membuat Bibi si burung, menempel awan dengan kapas, membuat dekorasi, serta membuat pesawat plus kostum Mr. Fox. Dua tugas terakhir ini yang dikerjakan kelompok Aira dan Gaia. Setelah selesai, set disusun, dan cerita akan dimainkan untuk kemudian direkam menjadi 'film'. Setiap anak kebagian tugas, Aira bertugas menggerakkan Mr. Fox, sementara Gaia memegang awan. Film yang dihasilkan mungkin memang main-main, tapi semua anak senang dan acara ini seru sekali. Setelah selesai, set yang dihasilkan boleh dibawa pulang. Aira membawa pulang pohon, sementara Gaia mambawa awan.










Alee & Aldo mulai mengikuti workshop Sound Design yang sayangnya menurut mereka kurang seru dibanding workshop lain karena tidak ada praktek. Aira & Gaia mengunjungi Rumah Imajinasi Zoetrope sambil menunggu workshop berikutnya. Di Rumah Imajinasi mereka melihat dasar pembuatan animasi sederhana, yang mengambil inspirasi dari Pixar Studio di Amerika dan Ghibli Studio di Jepang. Benda-benda yang sesungguhnya tidak bergerak jadi terlihat bergerak ketika diputa dengan cepat dan diberi kilatan lampu. Seru!



Lalu waktunya untuk workshop yang terakhir, Recycling yang tutornya adalah kakak-kakak seru dari JakFlo. Aira dan Gaia disini memanfaatkan kertas koran bekas untuk membuat bunga warna-warni raksasa. Bunga besar ini mereka lapisi dengan kertas krep warna-warni  sehingga warnanya super cerah. Mudah sekali dibuatnya, dan pastinya nanti bisa buat lagi di rumah. 





Tadinya anak-anak masih mau nonton film dulu, sayangnya pada jam tersebut sedang tidak ada pemutaran, dan harus menunggu agak lama untuk film yang berikutnya, akhirnya diputuskan kami akan pulang saja. Sebelum pulang, ternyata ada pemberhentian tambahan. Booth finger fun, dimana keempat anak ini mencoba membuat gambar dengan menggunakan cap jari mereka. Setelah puas, baru akhirnya kami pulang beneran. Kedua Bunda rasanya sudah capek luar biasa, tetapi lain halnya dengan anak-anak ini. Di mobil mereka langsung berisik bermain dengan boneka jari Monster, serta awan dan pohon yang dibawa pulang dari Goelali Festival hari itu.




Hari 2 : Jumat, 24 Juni 2011
Hari berikutnya Aira kembali lagi ke Gaoelali Festival. Tapi kali ini yang menemani adalah Ayah, Bunda, dan adik Aidan. Ada 2 workshop yang akan diikuti Aira hari ini, Astronomy di Tree House dan Gardening is Fun di Gardening Artspace.

Yang pertama adalah Astronomy dengan kakak-kakak dari Langit Selatan. Gara-gara membaca buku seri Percy Jackson, Aira sekarang ini lagi tergila-gila dengan mitologi Yunani dan akhirnya jadi senang membaca tentang astronomi, yang sering kali berdasarkan mitos dan legenda dari mitologi Yunani. Jadi, begitu melihat ada workshop Astronomy di Goelali Festival tahun ini, Aira langsung ingin ikut. Selama workshop Aira seru sekali mendengarkan penjelasan dan cerita kakak tutor, yang memperlihatkan gambar-gambat di berbagai poster dan di laptop. Mereka juga bercerita tentang kisah-kisah yang berkaitan dengan astronomi, serunya, bukan hanya dari mitologi Yunani seperti yang sudah pernah dibaca Aira, tapi juga cerita dari Nias dan beberapa cerita lain yang belum diketahui Aira. Sampai di rumah hari itu, Aira langsung membuka buku-buku astronomi miliknya. :)




Sambil menunggu workshop berikutnya, Aira dan Aidan melihat-lihat ke Animal Kingdom yang berisi burung macaw dan ular dari Taman Safari Indonesia. Kami sempat foto-foto dengan burung macaw, tapi berhubung dua anak ini takut, akhirnya si burung bertengger di kaki bunda saja, sementara si kakak Aira memberi makan jagung. Adik Aidan gak mau dekat-dekat, apalagi setelah melihat ular dikeluarkan oleh bapak zoo keeper, Aidan langsung kabur. ;D



Adik Aidan akhirnya bergabung dengan kakak Aira ikut workshop Gardening is Fun yang dibantu oleh Villa Hutan Jati. Mereka masing-masing mendapat pot yang sudah berisi tanah dan tanaman kecil serta pot kosong yang boleh mereka lukis. Aidan dan Aira langsung sibuk menghias pot masing-masing. Aidan menghias dengan (ceritanya) pola abstrak, serius sekali, sampai manyun-manyun mulutnya. Aira menghias potnya dengan gambar bunga dan diberi berbagi warna. Tapi setelah beberapa saat akhirnya Aira minta palet baru pada kakak tutor, karena palet yang pertama sudah dicampur-campur warnanya oleh Aidan. Tentu saja Aidan selesai lebih dulu, sambil menunggu kakak selesai menghias, Aidan ikut game yang diadakan di luar situ.






Setelah kakak Aira selesai, mereka berdua kemudian mengisi sebuah pot lagi dengan kompos dan tanah serta menanam bibit didalam pot itu. Setelah terisi, pot langsung disiram denga air. Pot boleh dibawa pulang, dengan pesan dari kakak tutor supaya jangan lupa disiram sehari 2 kali, pagi dan sore. Aira dan Aidan pun pulang dengan senang membawa 3 buah pot. Aidan terus bergumam, "Disiram 2 kali, pagi sama sore". Sekarang pot-pot tadi sudah berjejer rapih di halama belakang rumah kami.





2 hari yang sangat menyenagkan di Goelali Festival tahun ini. Pastinya, festival ini sudah jauh berkembang dari yang diselenggarakan tahun lalu. Film-filmnya tambah seru, workshop dan kegiatannya tambah seru juga, penyelenggaraannya  tambah rapih, dan yang membuat saya tambah senang, lokasinya tahun ini lebih dekat dengan rumah kami. Benar-benar pengisi awal liburan yang bermutu, dan pasti, PASTI tahun depan kami akan ikut lagi. :D

for more pics of day 1 please click here.
for more pics of day 2 please click here.

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...