June 08, 2011

Project Obento #2

Ini bento-bento yang berikutnya saya buat. Masih coba-coba dan cari-cari selah-nya. Termasuk coba-coba berbagai bentuk kotak makan, plus coba-coba alat-alat beto yang baru dibeli. Semua serba coba-coba lah. Hehe. ;)


Kotak makan ini kurang enak buat bento, terlalu 'dalam' tapi terbatas space-nya. Kurang enak lah, menurut saya. Tapi onigirinya sukses, dibuat pakai onigiri mold dan dihias dengan stensil yang dapet sepaket dengan mold-nya. Saya beli di Domi Bento, sakura denbu-nya juga beli disana. Rasanya menurut saya terlalu manis, tapi ternyata Aira suka.


Pakai kotak makan 2 tumpuk enak, karena space-nya lebih banyak dan bisa misahin lauk. Tapi yang bener-bener jadi life saver adalah silicon/plastic cup yang kecil-kecil itu. Bentuknya lucu dan ada macem-macem warna. Selain itu saya juga senang sekali pakai food pick untuk dekorasi. Yang ini untuk pertama kalinya saya buat sosis gurita, yang menurut saya trade mark bento di komik-komik. Hehehe.. :D


Bento yang ini dibuat pagi-pagi buta karena pak ojek ijin gak bisa anter bekel, terpaksa bento dibawa Aira dari pagi. Makanya gak ada bentuk aneh-aneh di bento ini. Masih pakai kotak makan yang sama seperti gambar sebelumnya. Kekurangan kotak makan ini tutup-nya 'mepet', jadi makanan diisi gak bisa melebihi batas tinggi kotak kalau gak mau keteken  dan bubar bentuknya. :p


Saya nemu kotak bento lama punya saya. Beneran buatan Jepang dan sepertinya memang untuk bento. Dua tumpuk juga tapi yang ini tutupnya tinggi dan longgar, jadi bisa diisinya dengan lebih bebas tanpa takut si makanan benyek keteken tutup. Memang nantinya si kotak harus diikat lagi pakai rubber band yang memang sudah disediakan. 


Seperti bento yang ini, nigiri bentuk 3 anak yang saya buat walaupun gendut-gendut gak akan keteken tutup kotak makan. Saya suka sekali bento 3 anak ini, sederhana sih, tapi rasanya bento saya mulai terlihat sepert bento 'beneran'. Hehe.. :D

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...