November 19, 2012

Hidden Park di Taman Langsat

Saya suka iri dengan orang-orang yang tinggal di luar negeri, kadang untuk alasan yang sepele. Salah satunya adalah taman. Mereka bisa jalan-jalan, main, atau duduk-duduk di taman. Bukannya di Jakarta gak ada taman, tapi kondisinya jauh dari nyaman. Dulu, waktu saya kecil, saya tinggal di daerah Panglima Polim, di sekitar sama banyak taman, lengkap dengan perosotan dan ayunan. Karena jalanan pada masa itu masih lengang, saya dan sepupu-sepupu saya yang rumahnya berdekatan sering jalan kaki atau naik sepeda kesana, untuk main. Pada saat itu pun keadaan taman-taman tadi sudah tidak terawat, tapi masih bisa lah dipakai main. Sekarang ini boro-boro bisa bawa anak saya main ke taman dekat rumah, tamannya aja gak ada. Untuk main di olayground yang menyerupai taman, kami mesti ke Kemang dulu, bayar untuk main di The Playground, yang menurut saya paling menyerupai taman. Jadi, saya iri luar biasa kalau lihat blog-blog mommies di luar negri, yang bisa ajak anak-anaknya main ke taman, duduk-duduk baca buku di taman. Di Kuwait aja yang kita kebayangnya deket gurun pasir (gak tau asumsi saya ini bener apa enggak.. hehehe..) mereka punya taman, dan bagus.


Nah, beberapa waktu lalu saya nemu info tentang Hidden Park di twitter, via akun twitter Liburan Anak. Namanya aja udah bikin saya tertarik, apalagi pas buka website-nya Hidden Park yang ternyata adalah kampanye kreatif pengaktifan taman kota Jakarta. Waktu saya menemukan si taman tersembunyi ini, mereka sedang ada di Taman Langsat, Barito. Dan saya nyaris ketinggalan, waktu itu tinggal 2 minggu lagi mereka ada disana, sampai Minggu 25 November 2012. Nah Taman Langsat ini bagi saya benar-benar taman tersembunyi yang sesungguhnya. Sebagai anak yang besar di daerah kebayoran baru, saya tau disana ada taman, tapi gak pernah masuk sama sekali. Kesannya taman ini emang ngumpet, saya aja baru tau kalau ternyata taman ini dibuka untuk umum, dan besar.

Jadi, hari Sabtu kemarin kami main ke taman. Kebetulan Pak Teddy lagi dinas luar kota dan long weekend, yang berarti saya perlu mengajak anak-anak beraktivitas agar mereka tidak bosan. Saya mengajak Bunda Santi, yang langsung setuju unutuk ikut, kemudian Tante Yuli juga mau ikut, mereka sedang ketempatan menginap dan perlu aktivitas yang menghindari anak-anak main tablets terus sepanjang long weekend. Kami pun janjian ketemu disana.

Saya, Aira, dan Aidan sampai lebih dulu. Kami sempat jalan-jalan duluan dan foto-foto. Waktu mengajak anak-anak kesana, saya bilang ke mereka kita mau main di taman. Pertanyaan Aidan, "Taman beneran atau taman boongan?" Lalu saya tanya, "Emang ada taman boongan?" Dan dijawab oleh Aidan, "Ada, taman boongon yang mainan doang, kalo taman beneran ada rumputnya." Hehehe.. dan terbukti kita pergi ke taman beneran, karena begitu sampai (setelah sempat tutup hidung karena 'wangi' dari kali yang melintasi taman), Aidan langsung lari-lari kesenengan. Komentarnya, "Ini baru taman beneran, ada rumput sama pohon!" x) 















Begitu teman-temannya datang, kedua anak ini tambah rusuh. Mereka langsung lari-lari keliling taman. Kakak-kakak yang lebih besar sambil foto-foto artwork yang tersebar di dalam taman, sambil baca-baca berbagai informasi tentang recycle, stay green, dsb. Lama-lama mereka mulai panjat-panjat pohon, main bola, dan lari-lari lagi. Waktu sebagian mulai lelah, kami duduk di tkar yang ada disana, sebagian mendengarkan penjelasan tentang bagaimana membuat biopori dan pupuk kompos sendiri, lalu kakak Aira melihat pembuatan kertas daur ulang. Kemudian anak-anak yang kecil duduk manis, nyanyi-nyanyi dan mendengarkan dongeng dari kakak-kakak Klab Cekatan. Sementara orang dewasa tidur-tiduran di bawah pohon. Sebagian yang belum puas kembali lari-lari dan panjat-panjat pohon, sampai basah kuyup keringetan. Saya sempat bertemu beberapa teman dan anak-anak mereka juga disana, ada Dhani teman di kampus FSUI, Yana teman SD saya yang punya blog ciamik dan waktu saya dengar tentang Hidden Park sudah mengira Yana akan berkunjung juga, dan Rika teman saya belajar early childhood education di FAI.










Hari itu kami puas main di taman. Udara pun mendukung, agak mendung sehingga tidak panas terik, tetapi cukup cerah dan tidak turun hujan sampai malam. Tadinya saya mau datang lagi besoknya untuk ikutan yoga di bawah pohon, kebayang enaknya. Apa daya yoga mulai jam 7, saya baru bangun jam 8. Hehehe... Mudah-mudahan weekend depan sempat berkunjung sekali lagi kesana. Mudah-mudahan taman-taman di Jakarta tambah terawat dan nyaman untuk dikunjungi. Mudah-mudahan ada taman dekar rumah yang bisa dikunjungi gak usah pakai mobil. x)







More about Hidden Park: http://hiddenpark-id.com/  & @HiddenParkID
More about kids activities: http://www.liburananak.com/
More pics please click here.

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...