November 17, 2013

Kencan Singkat Pagi Hari di Pengkolan Kemang



Saya punya bakery favorit di Jakarta, namanya Authentic French Bakery. Tempatnya di jalan menuju Hero Kemang. Dulu, waktu pertama kali buka, lokasinya di kios-kios kecil deretan toko bunga, di sebrang Hero Kemang. Kecil sekali tempatnya, tapi menyenangkan. Begitu masuk langsung disambut wangi roti, dan sebagai pecinta roti, saya langsung naksir berat sama tempat ini.

Pertama kali kesini, saya berdua Aidan saja. Beli beberapa jenis roti untuk coba-coba, dan macaron. Semuanya enak, gak ada yang gagal. Kemudian Witri memberi tau saya kalau brioche-nya enak sekali, dan cepat habis. Saya pun coba, dan setuju. Brioche-nya juara, dioles pake apa aja enak! Nah, akhirnya bakery ini sering jadi tempat kencan kilat saya, Witri, dan juga Rahmi - yang rumahnya bisa dijangkau dengan sepeda dari sana.

Suatu pagi, setelah saya yoga, saya janjian menemui Witri disana. Waktu saya datang Witri udah duduk manis di satu-satunya meja di dalam bakery, menghadap jendela. Kami iseng tanya Rahmi lagi apa, siapa tau berminat kencan brioche. Gak lama Rahmi muncul, pakai sepeda. Bertiga kami berdempetan di space sempit di depan jendela, dengan cafe latte hangat dan berpiring-piring roti. Hari itu saya pertama kali coba canele, dan langsung nambah-nambah. Canele ini wujudnya emang gosong-gosong gak cantik, tapi rasanya enak banget. Brioche yang tinggal 2 langsung di-book oleh saya dan Rahmi untuk dibawa pulang. Langit mendung, roti hangat, dan cafe latte sambil ngobrol-ngobrol gak jelas. Andai saja pemandangan di luar jendela adalah jalanan cobble stones di Perancis atau Itali. Bukan jalan aspal dengan deretan bajaj. x)

Lalu terjadi pembicaraan absurd ketika melihat foto-foto hari itu. Ini waktu kita kuliah di Paris itu kan? Ini yang di deket apartemen kita itu, lho.. Dua pengkolan dari Eiffel. Hayuk lah kita ke Paris besok, kangen udah lama gak liat kampus. :)))

Sekarang French Authentic Bakery geser sedikit tempatnya. Lebih besar dan lebih banyak meja-kursinya. Tapi lebih ramai juga. Kami antara sedih dan senang sama tempat baru ini. Haha. Tapi kami tetap berkunjung terus, sekedar beli roti untuk take away, atau untuk kencan singkat di pengkolan Kemang, sambil berhayal kami ada di dua pengkolan dari menara Eiffel. 












No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...