November 17, 2013

Star Wars Playdate: No-Bar di Subtitle


Liburan sekolah yang lalu kami sekeluarga gak kemana-mana, staycation ceritanya. Jadi saya perlu sejuta ide untuk menghibur anak-anak supaya gak guling-guling kebosenan di rumah. Khususnya si Mister Aidan. Yang jadi pilihan tentunya adalah playdate dengan teman-teman sekolah. Tapi setelah beberapa kali playdate saling berkunjung ke rumah masing-masing, anak-anak mulai bosan. Jadilah para mamah harus putar otak cari kegiatan lain.


Akhirnya pilihan jatuh pada acara nonton. Tapi bukan di bioskop. Bioskop is so main stream, ceritanya. Hahaha.. Kami ajak anak-anak nonton di ‘bioskop pribadi’ Subtitle di Dharmawangsa Square. Ini bukan tempat baru, sebenarnya. Dulu waktu Aira ulang tahun ke-9 saya pernah juga ajak dia dan teman-temannya untuk nonton disini, karena kebetulan tidak ada film yang pas untuk anak-anak di bioskop saat itu.
Di Subtitle kita bisa menyewa satu ruang bioskop mini untuk nonton DVD di layar besar. DVD tinggal sewa disana, sudah termasuk dalam sewa ruangannya. Tentunya semua DVD yang tersedia disana hanya yang asli, no piracy. Pilihannya pun banyak, kita tinggal pilih-pilih. Ukuran ruangan juga bisa dipilih, mereka menyediakan beberapa ukuran ruangan. Yang paling besar, yang kemudian kami sewa, diperuntukkan bagi 8 orang dengan harga sewa Rp. 200.000,- untuk 1 sesi-nya (2 jam). Setiap tambahan orang hanya dikenakan biaya Rp. 10.000,- per-orang, kalau saya tidak salah ingat.
Jadilah kami menyewa satu ruangan besar dan memasukkan 8 anak laki-laki kesana, untuk menikmati Star Wars Episode 1. Lengkap dengan popcorn dan kemudian hotdog. Mereka senang sekali tentunya, serasa punya bioskop pribadi. Downside-nya, acara no-bar yang nonton bareng bisa-bisa berubah jadi no-bar aliar nonton bubar akibat mereka gak bisa diam keluar masuk ruangan terus. Hahahaha. Tapi over all mereka senang kok, malah sudah rencana mau nonton film yang lain kapan-kapan.





Ternyata selesai dari Subtitle anak-anak belum puas main, sementara di Dharmawangsa Square gak ada yang bisa dituju lagi. Kami sempat ceki perpustakaan anak-anak disana, Open Book, yang baru buka. Kelihatannya sih ciamik dari luar. Tapi cukup mahal juga masuknya dan peraturan yang strik seperti perpustakaan biasa. Kayaknya baru 10 menit masuk gerombolan kami bisa-bisa udah diusir. Hehehe.. Akhirnya Aidan, Anara, dan Chaska yang lanjut, berkunjung ke Rimba Baca. :)






No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...