December 12, 2009

The day Aidan went for a trial class at Tumbletots

(originally posted on facebook April 28, 2009)

Alkisah, Aidan pergi trial di Tumbletots bersama Bunda.
Aidan & Bunda datang terlalu cepat, maka Aidan diajak bermain dulu sama Auntie-Auntie - atau Aunties - yang ada disama. Aidan semangat sekali. Dia menunjuk-nunjuk mobil yang lewat di jalanan sambil mengidentifikasi masing-masing mobil:
- Obing Ayah untuk Mercy
- Obing Papah untuk Livina
- Obing Bayi Coni (baca: bayinya om Sonny) untuk Rush
- Obing Cayyin (baca: tante Syarin) untuk Jazz
- Obing Mimi (baca: Tami) untuk mobil apapun warna merah
- Obing Amat - Obing Mama - Obing Aweng (disebut sekaligus ketiganya) untuk Avanza
Kemudian, si Auntie menunjukkan puzzle kayu berbentuk motor dan bertanya, "Ini apa Aidan?"
Aidan pun menjawab dengan berteriak, "Oto BUnda Puaaan!!!" (ket: ibunya sering pulang naik ojek) x)

Setelah beberapa anak berdatangan, kegiatan pun dimulai. Pintu pagar kecil menuju area aktivitas dibuka dan Aidan yang dari tadi memang sudah intip-intip kesana terus langsung berlari masuk. Dia amat sangat amat amat bersemangat. Melihat semua benda-benda yang bisa dinaiki, dipanjat tanpa harus mendengar si Bunda menjerit-jerit panik.
Sekejap saja Aidan langsung punya favorit : titian-tangga kayu-perosotan, barrel-barrel besar-sedang-kecil yang bisa dipakai berseluncur sambil tengkurap, dan tunnel. Semua aktivitas yang seru-seru diikuti Aidan sambil jerit-jerit kesenangan.

Fakta no. 1: Aidan memang cocok dengan kegiatan yang melibatkan fisik dan motorik.

Saya sibuk menunjuk anak-anak lain sambil bilang, "Itu ada teman-nya.. Kenalan yuuuk!"
Yang tentu saja tidak digubris Aidan. Teman? Teman apa? Perosotan lebih asik! ;)
Lalu pada saat Aidan memasuki tunnel untuk entah yang keberapa kalinya, ada anak lain yang masuk dari arah berlawanan, sehingga mereka bertemu di tengah.
Saya mengintip, ingin tau apa yang akan dilakukan si bungsu untuk bisa melewati anak tadi.
Aidan bilang, "Pici temaaaaan.... pici yaaaa" (baca: permisi teman, permisi ya) huahahaha xD
Ternyata dia sopan.

Fakta no. 2: Aidan lebih mudah bersosialisasi dibandingkan Kakak Sulung yang galak.

Tapiiiiii... Aidan benar-benar mnolak ikut circle time dan bernyanyi.
Waktu dirayu untuk ikut duduk dan bernyanyi, dia akan berlari menuju si barrel favorit atau tengkurap sambil bilang, "cape bundaa... nina bobo yuuuk"
Dia cape kalo bernyanyi sambil duduk, tapi tidak kalo waktunya panjat-panjat. Haha!

Fakta no. 3: Aidan belum siap mengikuti kegiatan yang menuntut dia untuk duduk manis dalam jangka waktu lebih dari 2 menit.

Beberapa notes selama kegiatan: Aidan mau langsung berinteraksi secara sukarela dengan para Aunties sambil tertawa dan ngajak ngobrol dengan bahasanya yang gak jelas. Aidan mau mengikuti perintah, dengan catatan perintahnya tidak ada kaitan dengan kegiatan duduk manis.

Setelah kegiatan selesai, ternyata ada yang berulang tahun, dan Aidan diajak ikut tiup lilin. Di hari trial Aidan pulang membawa cake bergambar Lightning McQueen yang membuat dia berteriak-teriak histeris karena ada mobil favoritnya diatas benda favoritnya (baca: cake, baca: makanan) dan mendapat bingkisan bantal bergambar Thomas the Tank Engine. Sekali lagi, jerit histeris kegirangan.

Di jalan pulang cake McQueen ludes tak bersisa.
Begitu sampai rumah, Aidan langsung minta dibukakan plastik penutup bantal Thomas. Dia sibuk bermain dengan si bantal di lantai ruang tamu sementara saya berencana untuk membuatkan susu.
2 menit kemudian inilah yang terjadi:



Yessss! Aidan tidur dengan bantal Thomas, di lantai ruang tamu.
Saya bahkan baru sampai tahap menuang air panas!
xD

Fakta no. 4: It was an overwhelming day for Aidan. 1 jam beraktivitas dengan amat sangat sangat bersemangat bisa menaklukkan si bungsu yang gak bisa diem.

The choice has been made. Have a nice dream, Aidan! :)

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...