December 28, 2009

The Mighty Aslan

(originally posted on facebook July 19, 2009)

Kalau ditanya siapa yang paling ganteng sejagad Narnia, saya akan menjawab Aslan. Kemudian diikuti Edmund, Prince Caspian, Mr. Tumnus, lalu Peter. Bener deh, menurut saya mas Aslan emang paling ganteng. Kalau untuk ukuran singa, Simba aja kalah ganteng, apalagi singa-singa kurus di taman safari.

Suatu hari, tepatnya kemarin, saya lagi cetak-cetek remote indovision, kebingungan dengan posisi channel yang baru sambil menikmati channel-channel yang sedang dibuka semua. Gratis.
Kemudian saya sampai ke channel 14, Star Movies. The Chronicles of Narnia : Prince Caspian. Oke, nonton ini aja. Jadilah saya nonton Prince Caspian dengan Aidan yang masih menolak untuk tidur di belakang saya sibuk main mobil-mobilan. Aidan menumpuk beberapa bantal untuk dijadikan 'gunung', kemudian satu persatu mobilnya dinaikkan ke atas gunung tersebut. Kalau sudah main mobil-mobilan begini Aidan bisa jadi anteng dan tidak bersuara, kecuali gumaman-gumaman kecil, dan saya pun bisa menonton dengan aman.

Ah, itu Peter, Edmund, Susan, dan Lucy. Sayang tidak ada Mr. Tumnus di film yang ini. Saya serius menonton sampai tidak sadar kalau Aidan sudah mulai melupakan 'gunung bantal' dan mulai menaikkan mobilnya ke atas 'gunung bunda', alias punggung saya. Oh, itu Lucy pergi sendiri, dia seperti melihat Aslan. Sedikit lagi, yak, itu dia Aslan. Singa besar paling ganteng. Kalau yang itu memang pantes disebut raja hutan, pikir saya mengagumi wujud Mas Aslan.

Kemudian Aidan duduk di sebelah saya. Dia menunjuk Aslan di layar tv. Katanya, "Meong".

True, it's a meong. A BIG one.

No comments:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...